Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Waswas Jajan Sekolah Tak Sehat, Ortu Protes, Ini Respons Kadisdikpora Karangasem

Zulfika Rahman • Jumat, 26 Juli 2024 | 04:10 WIB
Ilustrasi anak-anak SD sedang makan siang. (Freepik/rawpixel.com)-Jawa Pos.com
Ilustrasi anak-anak SD sedang makan siang. (Freepik/rawpixel.com)-Jawa Pos.com

AMLAPURA, Radar Bali.id - Memasuki tahun ajaran baru, sejumlah orang tua siswa di Kabupaten Karangasem cemas dengan beberapa jenis jajanan hingga minuman kemasan yang dijual bebas di kantin sekolah. 

Kecemasan tersebut mengingat sejumlah snack dan minuman kemasan mengandung bahan-bahan yang tidak aman bagi kesehatan anak. 

Salah seorang wali murid yakni Desak Yunda mengakui hal tersebut. Kata dia, ketika di sekolah, anak-anak tidak ada yang mengontrol ketika berbelanja di kantin sekolah yang menyediakan snack dan minuman kemasan.

”Anak-anak pasti belum bisa membedakan mana jenis makanan minuman yang sehat dan kurang sehat bagi mereka,” tuturnya, Rabu (24/7/2024).

Atas kecemasan tersebut, tak sedikit orang tua siswa berharap agar pihak sekolah dan pihak terkait lainnya bisa memantau jajanan dan minuman yang dijual pada kantin-kantin sekolah utamanya ditingkat Sekolah Dasar hingga SMP.

Meski beberapa sekolah sudah ada yang menerapkan aturan atau regulasi tentang apa saja yang boleh dan tidak untuk dijual di Kantin sekolah, namun Desak Yunda tetap berharap agar ini bisa menjadi perhatian semua pihak.

”Agar dibuatkan semacam regulasi dari sekolah atau pihak terkait makanan dan minuman yang dijual yang aman untuk anak-anak,” tuturnya.

Hal tersebut juga diungkapkan Mutia. Dia juga memiliki harapan yang sama agar kantin di sekolah menjual jajanan yang aman bagi anak.

 Namun, hal tersebut juga harus membutuhkan peran orang tua dalam memberikan pemahamam kepada anak, terkait jajanan mana yang boleh dan tidak. ”Kalau anak saya saya berikan pemahaman. Saya juga membekali anak-anak saya dari rumah, sehingga kalau pun dikasi sangu kadang masih sisa,” ungkap Mutia.

Sementara itu, dikonfirmasi terkait keluhan orang tua siswa tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Karangasem, I Wayan Sutrisna mengaku akan segera menyikapi keluhan wali murid.

Pihaknya juga berencana menggandeng BPOM dan Dinas Kesehatan untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual di kantin sekolah aman untuk dikonsumsi anak-anak.

”Memang kalau minuman kemasan dari sisi harga murah juga warna yang mencolok sehingga membuat anak-anak tertarik untuk membeli. Tidak sedikit juga minuman kemasan yang kandungan gulanya cukup tinggi, ini juga tidak bagus untuk kesehatan anak,” terang Sutrisna. [*]

Editor : Hari Puspita
#karangasem #Kadisdikpora #jajan sekolah