Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Buleleng Posisi Pertama, Warga Karangasem Terbanyak Kedua Bekerja Sebagai Pekerja Migran

Zulfika Rahman • Selasa, 29 April 2025 | 17:05 WIB
Ilustrasi pekerja migran-Jawa Pos.com
Ilustrasi pekerja migran-Jawa Pos.com


AMLAPURA
, Radar Bali.id - Sejak dua tahun terakhir ini minat masyarakat Karangasem untuk bekerja ke luar negeri sangat tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Karangasem yang menempati posisi kedua di Bali.

Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Karangasem, Ida Nyoman Astawa membenarkan, jika minat masyarakat Karangasem khususnya usia muda yang bekerja di luar negeri cukup tinggi.

”Karangasem jadi pekerja migran terbanyak kedua di Bali setelah Buleleng,” kata Astawa, Senin (28/4/2025).

Tingginya minat warga Karangasem yang bekerja di luar negeri terjadi sejak dua tahun terakhir.

”Karena ingin memperbaiki perekonomian keluarga juga. Selain itu karena melihat tetangga atau temannya yang memiliki gaji tinggi itu menjadi pemicu juga tingginya minat untuk bekerja di luar negeri,” ucapnya.


Pada tahun 2023 jumlah PMI asal Karangasem sebanyak 1.151 orang dan turun sedikit pada tahun 2024 sebanyak 1002 orang.

Dari jumlah tersebut, sebaran asal PMI terbanyak dari Kecamatan Kubu, Abang dan Rendang dengan negara tujuan paling banyak Turki, Itali dan Jepang. ”Berbagai jenis pekerjaan. Ada yang di pesiar, dan di darat,” bebernya. 


Astawa juga tak menampik, kemungkinan masih ada PMI asal Karangasem yang bekerja diluar negeri namun tidak terdata karena berangkat melalui jalur tidak resmi.

”Kemungkinan ada. Cuma hal itu sulit untuk dilakulan pendataan, biasanya baru akan terungkap ketika terjadi suatu masalah,” kata Astawa.
Untuk mengantisipasi persoalan kedepan, Astawa menyarankan bagi yang ingin bekerja keluar negeri agar berkonsultasi dahulu ke Disnaker untuk memastikan agen yang menaunginya benar-benar resmi sebagai penyalur tenaga kerja ke luar negeri.

 ”Silakan datang berkonsultasi ke Disnaker, kami siap memberikan informasi dan memfasilitasi persyaratan yang dibutuhkan,” tandasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#pmi #karangasem #pekerja migran #buleleng #bekerja di luar negeri