Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tiga Rumah Warga Banjar Papung, Bungaya, Bebandem Terendam Air, Ternyata Ini Penyebabnya

Zulfika Rahman • Senin, 26 Mei 2025 | 15:17 WIB
TERENDAM : Kondisi tiga rumah di Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem yang terendam banjir akibat tanggul sungai di wilayah tersebut jebol. (foto:Istimewa)
TERENDAM : Kondisi tiga rumah di Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem yang terendam banjir akibat tanggul sungai di wilayah tersebut jebol. (foto:Istimewa)

AMLAPURA, Radar Bali.id- Tiga rumah milik warga di Banjar Papung, Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem terendam banjir pada Minggu dini hari (25/5/2025). Penyebabnya, tanggul sungai di wilayah tersebut jebol akibat tak kuat menahan deras aliran sungai.


Perbekel Desa Bungaya I Made Putra Darmayasa mengatakan tiga rumah yang terendam tersebut dihuni 12 jiwa yang terdiri dari tiga kepala keluarga (KK). ”Karena tanggulnya jebol, air meluap sampai merendam tiga rumah warga kami,” kata Putra saat dikonfirmasi.


Peristiwa itu membuat seluruh penghuni rumah kaget dan langsung menyelamatkan diri menuju rumah tetangga lainnya yang lebih aman. ”Ketinggian air mencapai satu meter lebih. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, semua penghuni mengungsi,” tuturnya.


Putra menuturkan, meluapnya air sungai akibat jebolnya tanggul tersebut terjadi begitu cepat. Penghuni rumah sampai tidak sempat menyelamatkan barang-barang yang ada di rumah tersebut. ”Ternak dan barang lainnya ikut hanyut. Tidak ada yang sempat diselamatkan,” tuturnya.

Sejumlah material dari pasir, lumpur hingga kayu ikut memenuhi tiga rumah yang terendam air. Sehingga cukup menyulitkan penghuni dan warga lainnya untuk menyelamatkan barang-barang.

 ”Kami bersama pihak BPBD Karangasem sudah melakukan assessment terhadap rumah yang terdampak. Semoga mendapat bantuan, karena kondisi tiga kk itu tergolong menengah ke bawah,” ucapnya.

Putra Darmayasa menambahkan, pihaknya akan berupaya untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak minimal bisa membantu pakaian sekolah dan juga peralatan dapur. ”Karena itu merupakan kebutuhan utama warga yang terdampak saat ini. Sedangkan untuk tanggul yang jebol akan kami koordinasikan dengan dinas PUPR Karangasem,” imbuh Putra.

Disinggung kerugian akibat musibah tersebut, pihaknya belum bisa memastikan. 

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengungkapkan, selain banjir yang melanda tiga KK itu, pihaknya juga menerima laporan kejadian lain selama hujan deras mengguyur wilayah Karangasem. ”Selain di wilayah Desa Bungaya kami juga menerima laporan air sungai masuk ke dalam area Pura di Desa adat Jungsri. Ada juga laporan bencana longsor,” kata Arimbawa. [*]

Editor : Hari Puspita
#genangan air #tanggul jebol #banjir #karangasem