TULAMBEN, radarbali.jawapos.com – Sebuah langkah nyata dalam komitmen pelestarian lingkungan diperlihatkan oleh organisasi TANI MERDEKA, berkolaborasi dengan Jaladharma Diving Club, Pemuda Muhammadiyah, dan Malleum Iustitiae Institute.
Mereka sukses menginisiasi penanaman terumbu karang di Batu Kelebit, Tulamben, Karangasem, Bali. Kegiatan yang mengusung tema, "Satu Karang, Seribu Harapan" ini dilaksanakan pada Sabtu, 21 Juni.
Terumbu karang yang ditanam merupakan hasil adopsi dari berbagai pihak yang peduli lingkungan melalui donasi. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari partisipasi Jaladharma Diving Club dalam lomba penanaman Adopsi Karang yang diselenggarakan oleh JARI, sebuah lembaga di bawah naungan perusahaan migas besar di Indonesia.
Seperti diketahui, Tani Merdeka adalah organisasi yang lahir dari usulan berbagai Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Tokoh Tani, Pemerhati Tani, Kelompok Perikanan, dan Kelompok Peternakan di seluruh Indonesia. Organisasi ini telah disetujui oleh Bapak Prabowo Subianto dan Sudaryono, serta dipimpin oleh Don Muzakir.
TANI MERDEKA berkomitmen untuk mendukung para petani dalam menghadapi tantangan sehari-hari, seperti perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas, dan permasalahan pertanian lainnya. Keterlibatan mereka dalam penanaman karang ini menunjukkan komitmen yang lebih luas terhadap keberlanjutan lingkungan, menyadari keterkaitan antara ekosistem darat dan laut.
Ketua Jaladharma Diving Club, Suyanto, mengungkapkan harapannya agar aksi penanaman ini dapat menjadi inspirasi kuat bagi pihak lain untuk terus berpartisipasi dalam melindungi kelestarian terumbu karang dan menjaga keseimbangan ekosistem laut.
"Kehadiran berbagai lembaga dan individu dalam kegiatan ini sungguh menunjukkan bahwa upaya pelestarian lingkungan memerlukan kerja sama dan kepedulian bersama. Semoga ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak," ujarnya.
Tulamben memang terkenal sebagai spot menyelam unggulan untuk wreck dive, namun ada beberapa area dasar lautnya yang membutuhkan perhatian khusus. Sayangnya, terumbu karang di sana mengalami kerusakan akibat perubahan iklim, pencemaran, dan aktivitas manusia. Inisiatif ini secara langsung mengatasi masalah tersebut, bertujuan untuk merevitalisasi dan melindungi habitat bawah laut yang vital ini.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk kelompok tani, lembaga lingkungan, perwakilan organisasi kemasyarakatan, sekolah menyelam, serta para relawan baik dari dalam maupun luar negeri, semua bersatu demi tujuan mulia menjaga lingkungan laut kita.***
Editor : M.Ridwan