Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Prolanis, Edukasi Lansia Penderita Diabetes dan Hipertensi Hidup Sehat di Klinik Anugerah

M.Ridwan • Senin, 28 Agustus 2023 | 09:00 WIB
AJAK BERGEMBIRA: Wakil Direktur PT. Bhakti Rahayu Group dr. Maria Wahyu Daruki berbincang dengan peserta Prolanis
AJAK BERGEMBIRA: Wakil Direktur PT. Bhakti Rahayu Group dr. Maria Wahyu Daruki berbincang dengan peserta Prolanis

DENPASAR,radarbali.id – Raut wajah para lansia yang tergabung dalam club Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) tampak menebar riang gembira mengikuti acara yang digelar oleh  Klinik Anugerah di lapangan parkir Jalan Gatot Subroto II Denpasar, Sabtu (26/8/2023).

Buka saja mendapatkan edukasi terkait dengan penyakit diabetes dan hipertensi yang seperti mereka derita, para lansia itu juga diajak senam dan bernyanyi serta bermain dalam beberapa perlombaan yang ditujukan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan RI.

Mereka juga aktif bertanya seputar kesehatan dan banyak hal. Bahkan di antara mereka ada juga yang memberikan usulan tekait dengan kegiatan Prolanis. "Kalau boleh mengusulkan,  bisa diberikan seragam," usul salah seorang peserta.

Usulan itu ditanggapi pihak klinik dengan menanyakan warna apa yang pas untuk baju seragam Prolanis. Sementara Wakil Direktur PT. Bhakti Rahayu Group  dr. Maria Wahyu Daruki yang kebetulan hadir di acara itu turut menyapa mereka.

 Para lansia itu semakin semangat dan ceria ketika wanita yang akrab disapa dr. Lea itu memberikan semangat dan  edukasi seputar kesehatan lansia. 

 Dalam sambutan dr. Lea juga menekankan kegiatan prolanis itu bukan untuk mengobati penyakit, tetapi untuk mencegah dan menjaga kesehatan. Dirinya  bangga karena para lansia itu bersedia datang mengikuti kegiatan dan edukasi terkait kegiatan di prolanis yang diselenggarakan oleh Klinik Anugerah Denpasar dan BPJS.

 Baca Juga: Catat!! Polda Bali Serukan Waspadai 6 Jenis Penipuan Online, Apakah Anda Pernah Mengalami?

Beberapa pertanyaan dan msukan pun dilontarkan banyak peserta. "Kalau bisa Rumah Sakit Bhakti Rahayu kembali hadirkan layanan BPJS, sehingga saya mudah periksa kesehatan," ujar lansia I Nyoman Nurai lansia  disambut tepuk tangan oleh peserta lainnya.

 Menurutnya, dengan adanya BPJS di Rumah Sakti Bhakti Rahayu Denpasar, akan memudahkan mereka dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, karena sebelumnya banyak keluarga dan saudara faskesnya di RS. Bhakti Rahayu Denpasar. 

 Usai acara wartawan  mewawancarai beberapa lansia terkait dengan kegiatan Prolanis. Para lansia mengungkapkan Prolanis sangat bermanfaat. Karena di acara Prolanis para lansia mendapatkan pengetahuan seputar penyakit yang diderita, berdiskusi dengan peserta lain dan senang berkumpul dengan sesama lansia.

"Mudah-mudahan berjalan terus dan lancar. Apalagi kalo Bhakti Rahayu ini kembali lagi bergabung di BPJS mungkin akan lebih banyak lagi," kata peserta bernama Sidikarya (75) asal Denpasar ini.

 Peserta lain Anom Merti (80) berdomisili di Denpasar menyampaikan kegembiraan bisa mengikuti acara Prolanis walaupun baru dua kali. "Bagus, senang. Senang, dapat teman-teman bisa berbagi cerita," ujarnya. 

 Kegiatan Prolanis Klinik Anugerah kali ini juga dihadiri  dokter spesialis bedah RS Bhakti Rahayu Denpasar, dr. Nyoman Dwi Aussie Hary, M. SP.B. 

 Baca Juga: Tentang Toko Kelontong Madura yang Buka 24 Jam di Bali

Ia berpesan agar peserta prolanis selalu menjaga kesehatan, terus beraktifitas. "Kita selalu bahagia. Berkumpul bersama teman-teman, ramai dan tentunya sudah pasti, sehat," pesannya.

 Sementara Kepala Klinik Anugerah Denpasar, dr. Ni Putu Angga Riyani Sudana menjelaskan, peserta Prolanis merupakan pasien Lansia  Klinik Anugerah yang didiagnosa menderita penyakit diabetes dan hipertensi. Hingga saat ini, Prolanis yang dibentuk Desember tahun 2022 hasil kerjasama antara Klinik Anugerah Denpasar dengan Badan Penyelenggara Jaminan kesehatan (BPJS) itu sudah memiliki 80 orang peserta.

 Baca Juga: Kompetisi Bio Farma x MIT Hacking Medicine: Top! Ada Peserta Temukan Makanan untuk Pasien Kemoterapi

Kegiatan Prolanis diadakan setiap bulan sekali berupa edukasi kesehatan terkait dengan penyakit diabetes dan hipertensi. Sedangkan kegiatan fisik berupa senam, yoga dan lain-lain. "Setiap 6 bulan akan diadakan pengecekan laboratorium bekerja sama dengan BPJS," ujarnya.

Angga juga menjelaskan, kegiatan kegiatan Prolanis bertujuan meningkatkan kualitas hidup para penderita penyakit kronis dan merupakan kegiatan terintegrasi yang memerlukan kerja solid antara BPJS Kesehatan, Faskes dan pasien.***

Editor : M.Ridwan
#prolanis #penyakit kronis #klinik