Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ini Manfaat Ampas Kopi : Untuk Pupuk Kompos hingga Pengempuk Daging

Jawapos Source control • Selasa, 19 September 2023 | 03:05 WIB
ilustrasi (jawa pos)
ilustrasi (jawa pos)

Radar Bali.id- Ampas kopi punya banyak nama atau sebutan di penjuru Nusantara. Beragam nama ampas kopi itu banyak dikenal. Tapi, khasiatnya masih banyak yang tidak kenal.

Ampas kopi biasanya dianggap sebagai produk limbah. Namun, ternyata ada beragam manfaat yang bisa digunakan untuk kehidupan sehari-hari.

Menurut Healthline dan Medical News Todayampas kopi dapat bermanfaat untuk berbagai macam kegunaan, seperti menyuburkan tanaman dan kecantikan. Selain itu, terdapat manfaat lainnya yang akan mempertimbangkan Anda untuk tidak membuangnya begitu saja.

Pupuk Tanah

Ampas kopi memiliki sejumlah mineral penting bagi pertumbuhan tanaman, seperti nitrogen, kalsium, kalium, zat besi, fosfor, magnesium, dan kromium. Selain itu, dapat membantu menyerap logam berat yang dapat mencemari tanah.

Dengan begitu, ampas kopi dapat bermanfaat sebagai pupuk agar tanaman memiliki nutrisi untuk bertahan hidup. Cara untuk menggunakannya sebagai pupuk cukup mudah, yakni hanya menaburkan ampas kopi di tanah sekitar tanaman.

Kompos

Selain dapat dimanfaatkan sebagai pupuk, Anda juga dapat mengompos ampas kopi untuk digunakan kapan saja. Sebuah penelitian menemukan bahwa kompos yang terbuat dari ampas kopi dan limbah dapur mempunyai kandungan nutrisi lebih tinggi, daripada yang hanya berasal dari limbah saja.

Penelitian lain membandingkan empat kelompok kompos dengan persentasi ampas kopi 0, 10, 20, dan 40 persen. Kelompok yang memiliki 40 persen ampas kopi menghasilkan emisi gas rumah kaca paling sedikit dan menjadi kompos dengan kualitas terbaik.

Bahan lainnya yang dapat diomposkan, yakni potongan rumput, daun, kulit kayu, ranting, rempah-rempah, roti yang sudah basi, potongan buah dan sayuran, serta kertas koran yang telah digiling. Lebih baik menghindari mengompos sisa-sisa daging dan ikan, produk susu, lemak, minyak, dan tanaman yang sakit.

Ampas kopi memiliki partikel yang kasar, sehingga dapat digunakan untuk mengangkat kotoran dan sel-sel kulit mati dari kulit. Caranya, campurkan ampas kopi dengan sedikit air atau minyak kelapa lalu gosokkan langsung ke kulit Anda. Selain itu, ampas kopi juga dapat dicampur dengan madu untuk digunakan sebagai scrub bibir.

Pewarna Alami

Ampas kopi dapat digunakan sebagai pewarna alami yang bersifat tidak beracun. Dengan menggunakan alternatif ini, Anda dapat menghindari pewarna yang mengandung bahan kimia.

Ampas kopi dapat berfungsi sebagai pewarna alami untuk menciptakan tampilan vintage dengan warna cokelat dan krem pada kain atau kertas. Bahkan dapat dimanfaatkan sebagai pewarna rambut, meskipun tidak menghasilkan perubahan warna yang mencolok atau tahan lama.

Bisa untuk Pengempuk Daging

Garam, enzim, dan asam merupakan tiga jenis pengempuk daging alami. Selain nanas dan pepaya, ampas kopi juga dapat dimanfaatkan untuk membuat daging agar lebih empuk. Kopi mengandung asam dan enzim, sehingga efektif untuk melembutkan daging.

Caranya, tambahkan ampas kopi ke dalam resep bumbu kering favorit Anda, lalu oleskan pada daging dua jam sebelum memasaknya. Ampas tersebut akan menempel pada daging dan membentuk kerak yang garing dan berwarna gelap.

Alternatif lain, Anda dapat menyeduh kembali ampas kopi, biarkan dingin, lalu gunakan untuk merendam daging. Masukkan ke dalam lemari es dan diamkan selama maksimal 24 jam sebelum dimasak. [JPG/jawapos]

 

 

Editor : Hari Puspita
#ampas kopi #kopi