Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ingat, Orang Tua Wajib Paham, Ada 5 Dampak Negatif TV Bagi Anak

Jawapos Source control • Senin, 25 Desember 2023 | 04:05 WIB

Ilustrasi menonton Televisi (Karolina Grabowska/ Pexels.com)
Ilustrasi menonton Televisi (Karolina Grabowska/ Pexels.com)

Radar Bali.id-  Tak hanya telepon seluler atau ponsel, televisi atau TV  tetap perlu diwaspadai  dampaknya terhadap anak-anak.

Di balik kegunaan TV sebagai sarana penyalur informasi, ada dampak negatif yang terjadi pada anak-anak di usia dini ketika terlalu sering menonton TV.

Melansir dari Radar Malioboro (Jawa Pos Grup), berikut adalah dampak negatif dari seringnya menonton TV bagi anak-anak, tanpa adanya batasan dan pengawasan dari orang tua.

  1. Masalah perilaku

Dampak negatif pertama yang bisa langsung dirasakan bagi anak-anak adalah masalah perilaku.

Terutama pada anak usia sekolah dasar yang menghabiskan waktu menonton TV lebih dari 2 jam sehari, tanpa adanya pengawasan orang tua.

Biasanya memiliki masalah emosional dan sosial. 

Acara yang tayang di TV bisa saja menampilkan adegan kekerasan.

Hal inilah yang bisa menjadi contoh buruk bagi anak, dan cenderung mudah untuk ditiru dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, beberapa anak mungkin akan merasa ketakutan hingga mengalami mimpi buruk.

  1. Sulit bersosialisasi

Kecanduan menonton TV juga bisa membuat orang enggan untuk bersosialisasi, terutama bagi anak-anak. 

Karena menurut mereka, menonton TV lebih menyenangkan daripada bermain atau berinteraksi dengan orang lain.

Bila ini terjadi, anak akan cenderung malu atau susah beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

  1. Kesulitan tidur

Menonton TV biasanya menjadi salah satu cara orang bersantai sebelum tidur.

Sayangnya, menonton TV terlalu dekat dengan waktu tidur di malam hari, justru bisa menjadi bumerang bagi anak-anak di usia dini.

Paparan cahaya yang dipancarkan dari layar TV, bisa menganggu siklus tidur dan menyebabkan insomnia atau kesulitan tidur bagi anak-anak. 

  1. Kesehatanmata terganggu

Dampak negatif TV selanjutnya adalah munculnya gangguan mata.

Orang yang sering menghabiskan waktu menonton TV lebih berisiko mengalami mata lelah, tanpa terkecuali pada anak-anak.

  1. Kelebihan berat badan

Saat asyik menonton TV, orang biasanya duduk dalam jangka waktu yang lama. 

Ditambah lagi, orang biasanya menonton TV sambil ngemil makanan yang kurang bergizi seperti fast food , keripik, atau kue kering.

Makan sambil nonton TV ini, akan sulit untuk dikontrol terutama bagi anak-anak yang kerap menyukai camilan. [JPG/jawapos.com]

Editor : Hari Puspita
#kesehatan #Televisi