Oleh: Santy Sastra
(Mindset Motivator dan Hipnoterapis)
EMOSI adalah sebagai gambaran kemarahan, kesedihan, kekecewaan, dll. Dalam ilmu psikologi, emosi diartikan sebagai pola reaksi kompleks yang melibatkan pengalaman, perilaku, dan fisiologis, yang digunakan untuk menangani masalah atau peristiwa penting yang dialami individu.
Seseorang bisa dikatakan sehat secara emosional jika mereka sadar akan emosi mereka, entah itu emosi positif atau negatif. Orang yang sehat secara emosional juga bisa merasa marah, stres, atau sedih.
Menjadi sehat secara emosional juga bukan berarti harus bahagia setiap saat, tetapi menjadi lebih sadar dan bisa beradaptasi dengan kondisi yang ada untuk membuat diri merasa lebih baik.
Kesehatan emosional merupakan bagian penting dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Orang yang sehat secara emosional mampu mengendalikan pikiran, perasaan, dan perilaku mereka.
Sehat secara emosional juga membuat seseorang mampu mengatasi tantangan hidup. Seseorang bisa dikatakan sehat secara emosional jika mereka sadar akan emosi mereka, entah itu emosi positif atau negatif.
Melansir data Family Doctor, Kesehatan emosional memungkinkan seseorang untuk bekerja secara produktif dan mengatasi stres dalam kehidupan sehari-hari.
Sehat emosional juga dapat membantu menyadari potensi penuh diri seseorang. Tak hanya itu, kesehatan emosional juga berpengaruh besar pada kesehatan fisik. Penelitian menunjukkan orang yang sehat emosional memiliki tanda-tanda kesehatan fisik yang baik.
Sehat emosional juga membuat terhindar dari risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan berat badan berlebih.
Agar bisa sehat emosional, waspadai emosi dan reaksi. Cobalah untuk memperhatikan hal apa dalam hidup yang membuat sedih, frustrasi, dan marah. Setelah mengetahuinya, cobalah untuk mengubah kondisi tersebut.
Ungkapkan perasaan dengan cara yang tepat, biarkan orang yang dekat dengan tahu jika ada sesuatu yang mengganggu. Menyimpan perasaan sedih atau marah di dalam hati hanya menambah stres. Bahkan, memendam perasaan dapat menyebabkan masalah dalam hubungan dan di tempat kerja atau lingkungan pertemanan.
Berpikirlah sebelum bertindak Beri diri waktu untuk berpikir dan bersikap tenang sebelum mengatakan atau melakukan sesuatu yang mungkin bisa membuat diri sendiri menyesal di kemudian hari.
Upayakan keseimbangan, dengan menemukan keseimbangan yang sehat antara bekerja dan bermain, dan antara aktivitas dan istirahat.
Luangkan waktu untuk hal-hal yang disukai. Fokuslah pada hal-hal positif dalam hidup dan temukan tujuan dan makna hidup.
Cari tahu apa yang penting bagi diri dalam hidup, dan fokuslah pada hal itu. Habiskan waktu untuk melakukan apa yang terasa berarti.
Dengan demikian maka emosi sehat tetap terawat dengan baik sehingga apa pun kondisi yang terjadi dalam hidup bisa diterima dengan lapang dada. (ss/han)
Editor : Rosihan Anwar