AMLAPURA, radarbali.id - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar melakukan pengecekan terhadap sejumlah produk olahan makanan yang ada di Pura Batur dan Pura Agung Besakih, Senin (1/4/2024).
Kepala BBPOM di Denpasar, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni mengatakan, kegiatan pengecekan makanan yang dilakukan BBPOM Denpasar untuk memastikan peredaran produk makanan olahan untuk masyarakat itu aman dan menyehatkan.
Untuk di Pura Batur sendiri, petugas BBPOM mengambil 20 sampel produk makanan olahan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya. Tapi setelah dilakukan uji sampel, 20 sampel makanan tersebut bebas dari kandungan bahan berbahaya seperti boraks, formalin, rhodamin B.
"Semua aman dan layak dikonsumsi masyarakat. Tidak ada kandungan bahan yang berbahaya ditemukan," kata I Gusti Ayu Adhi Aryapatni.
Hanya saja di kawasan Batur, petugas masih mendapati penjual yang menjajakan cikibul atau ciki ngebul dengan sensasi mengeluarkan asap.
Petugas pun langsung memperingatkan pedagang cikibul tersebut untuk tidak lagi menjual. "Sudah kami peringatkan," bebernya.
Selain di Batur, petugas juga melakukan pengecekan produk olahan makanan di Pura Agung Besakih. Dari 24 jenis makanan yang diuji, petugas tidak mendapati kandungan bahan berbahaya dari makanan-makanan tersebut. "Meski begitu, edukasi kepada masyarakat khususnya penjual juga tetap harus dilakukan," bebernya.
Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk pintar dalam memilih sebelum membeli makanan. (zul)
Editor : Rosihan Anwar