SINGARAJA, radarbali.jawapos.com - Kesehatan merupakan suatu hal yang sangat penting dan menjadi rantai pertama di kehidupan, karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan merupakan wujud dari upaya pemerintah dalam memberikan akses layanan kesehatan yang merata dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Manfaat Program JKN sudah banyak dirasakan oleh masyarakat, salah satunya I Wayan Jenar, 65, yang berasal dari Singaraja. Jenar bercerita bahwa sejak lama ia merasakan penurunan penglihatan secara bertahap yang mengganggu aktivitas hariannya.
Awalnya ia sulit membedakan benda-benda kecil dan sering merasa silau saat berada di luar ruangan.
Setelah diperiksa oleh dokter mata di puskesmas tempat ia terdaftar, Jenar didiagnosis mengalami katarak dan direkomendasikan untuk menjalani operasi secepatnya agar penglihatannya dapat pulih kembali.
Sebagai peserta JKN, Jenar merasa sangat terbantu karena biaya pengobatan matanya ditanggung penuh.
“Semua proses operasi mata katarak saya ditanggung penuh oleh BPJS Kesehatan. Saya tidak perlu mengeluarkan uang sama sekali untuk biaya tindakan, obat, atau rawat inap,” ungkap Jenar.
Jenar menjalani operasi katarak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) terdekat yang menjadi fasilitas kesehatan rekanan BPJS Kesehatan. Proses pendaftaran dan administrasi berjalan lancar tanpa hambatan. Operasi yang ia jalani berjalan dengan sangat baik dan cepat.
Ia hanya perlu menjalani prosedur singkat di bawah pengawasan dokter spesialis mata profesional. Setelah operasi, ia menjalani masa pemulihan dengan rutin kontrol melalui fasilitas kesehatan yang sama, dan seluruh biaya tersebut juga ditanggung oleh Program JKN.
Pengalaman Jenar menunjukan bagaimana Program JKN memberi akses layanan kesehatan yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga berkualitas dan profesional.
Hasil operasi membuat Jenar sangat puas. Ia bisa melihat dengan jelas kembali, yang mana memberikan dampak positif terhadap aktivitasnya sehari-hari.
Jenar mampu kembali bekerja di kebunnya, membaca buku, dan melakukan aktivitas lain tanpa hambatan.
“Terima Kasih kepada Program JKN dan BPJS Kesehatan, sekarang saya bisa melihat dunia dengan lebih terang dan jelas tanpa beban biaya.
Kalau bukan karena program ini, saya pasti akan kesulitan mencari biaya untuk operasi yang mahal,” tambahnya.
Selain membantu dari segi biaya, Jenar juga merasakan kemudahan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh pihak rumah sakit dan petugas BPJS Kesehatan.
Proses administrasi yang cepat dan petugas yang ramah membuatnya nyaman selama berobat. Ia menilai bahwa kualitas layanan bagi peserta JKN kini semakin baik dan profesional, tidak ada perbedaan dengan pasien umum.
“Petugas yang melayani saya selama berobat juga ramah, pelayananya baik dan tidak dibedakan antara pasien yang lain,” ungkap Jenar.
Pengalaman positif ini membuat Jenar semakin sadar akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan. Ia pun mendorong keluarga serta masyarakat di sekitarnya untuk segera mendaftar sebagai peserta JKN agar mendapatkan perlindungan kesehatan yang memadai.
Menurutnya, Program JKN bukan hanya sekedar layanan kesehatan tapi juga bentuk nyata perhatian pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat.
Jenar berharap ke depan edukasi tentang Program JKN semakin gencar dilakukan, termasuk sosialisasi cara menggunakan layanan digital seperti Aplikasi Mobile JKN, sehingga peserta dapat dengan mudah mengakses layanan kesehatan tanpa harus antre lama.
Ia percaya dengan inovasi dan pengembangan berkelanjutan, Program JKN akan terus menjadi solusi kesehatan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Editor : Rosihan Anwar