Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ribuan Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan Pusat, DPRD Tabanan Panggil Dinas Terkait

Juliadi Radar Bali • Rabu, 11 Februari 2026 | 08:07 WIB
ilustrasi penolakan BPJS Kesehatan-PBI. (ilustrasi digital gemini/radar bali)
ilustrasi penolakan BPJS Kesehatan-PBI. (ilustrasi digital gemini/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id  – Keputusan pemerintah pusat menonaktifkan ribuan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)- Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN memicu kekhawatiran besar di Kabupaten Tabanan.

Menanggapi hilangnya akses jaminan kesehatan warga kurang mampu tersebut, DPRD Tabanan bergerak cepat dengan mengagendakan rapat kerja dalam waktu dekat.

Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa, menegaskan bahwa Komisi IV akan memanggil Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta BPJS Cabang Tabanan untuk mencari solusi konkret.

 "Jaminan kesehatan adalah hak dasar. Negara wajib hadir, apalagi bagi warga yang benar-benar tidak mampu," tegas Arnawa, Selasa (10/2/2026).

Salah satu opsi yang akan dikaji adalah skema sharing cost atau pembiayaan bersama antara Pemerintah Provinsi Bali dan Pemkab Tabanan.

 Langkah ini diharapkan mampu mengaktifkan kembali kepesertaan warga yang terputus sepihak oleh pusat agar beban ekonomi mereka tidak semakin terhimpit saat membutuhkan layanan medis.[*]

 

Editor : Hari Puspita
#bpjs #pbi #dinas sosial #jaminan kesehatan