Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Daftar Kuliner Lebaran yang Tinggi Lemak, Kolesterol dan Jurus Mencegah Risikonya

Admin Radar Bali • Minggu, 22 Maret 2026 | 12:21 WIB

ilustrasi nikmatnya hidangan Lebaran.(gambar digital gemini/radar bali)
ilustrasi nikmatnya hidangan Lebaran.(gambar digital gemini/radar bali)

RadarBali.id- Hidangan Lebaran yang serba bersantan dan berlemah memang menggiurkan untuk dinikmati. Namun, di sisi lain sejumlah kuliner ditengarai berisiko kandungan lemak dan kolesterol yang berbahaya.

Berikut ini adalah adalah perkiraan kandungan nutrisi dalam porsi standar (sekitar 150-200 gram) hidangan populer:

Analisis Kandungan Nutrisi Kuliner Khas Lebaran

Mengapa Kuliner Ini Berbahaya?

Jeroan: Sang Juara Kolesterol

Sambal Goreng Ati atau ampela adalah "musuh" utama penderita kolesterol tinggi. Hati ayam atau sapi mengandung konsentrasi kolesterol yang jauh lebih tinggi dibandingkan daging biasa. Mengonsumsi satu porsi kecil saja sudah bisa mendekati ambang batas harian kolesterol yang disarankan (sekitar $300$ mg per hari).

Santan Kental yang Dipanaskan Berulang

Santan sendiri sebenarnya mengandung lemak nabati yang baik, namun masalah muncul ketika:

Dipanaskan berkali-kali: Proses memanaskan opor atau rendang berulang kali mengubah asam lemak menjadi lemak jenuh yang sulit dicerna dan memicu penumpukan plak di pembuluh darah.

Kombinasi dengan lemak hewani: Minyak dari santan bercampur dengan lemak dari kulit ayam atau lemak daging sapi.

Karbohidrat Berlebih (Ketupat & Kue Kering)

Bahaya bukan hanya dari lemak, tapi juga lonjakan gula darah. Makan ketupat dalam jumlah besar ditambah camilan manis seperti Nastar dan Kastengel (yang tinggi mentega/butter) akan memicu tubuh menyimpan cadangan energi menjadi lemak tubuh.

Tips Cara Aman Berimbang Menikmati Kuliner Lebaran Tanpa Tumbang

Agar momen silaturahmi tidak berakhir di rumah sakit, coba terapkan rumus ini:

Angka di atas adalah estimasi rata-rata. Kandungan pastinya sangat bergantung pada cara memasak (misal: banyaknya minyak, jenis potongan daging, dan kepekatan santan).[dirangkum dari berbagai sumber]

Editor : Hari Puspita
#kuliner lebaran #kolesterol #lemak jenuh #lemak #hidangan lebaran