SEMARAPURA, Radar Bali.id- Kabupaten Klungkung mendapatkan kuota subsidi premi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk ratusan hektare lahan pertanian padi di tahun 2023. Hanya saja tidak ada petani yang memanfaatkan program pemerintah untuk melindungi para petani dari kerugian akibat gagal panen tersebut.
Kepala Dinas Pertanian Klungkung, Ida Bagus Gede Juanida, Sabtu (13/1) mengungkapkan, Kabupaten Klungkung mendapatkan kuota subsidi premi AUTP untuk 200 hektare lahan pertanian padi tahun 2023.
Demikian dengan tahun-tahun sebelumnya, rata-rata Klungkung mendapatkan kuota subsidi premi AUTP untuk luasan sebanyak itu. Dengan adanya subsidi tersebut, petani hanya perlu membayar sekitar 20 persen atau Rp36 ribu per hektare dari total premi AUTP sebesar Rp144 ribu. “Jadi cukup kecil premi yang dibayarkan petani dalam melindungi pertanian padinya dari potensi gagal panen,” terangnya.
Meski premi yang dibayarkan tidak besar, tidak satu petani pun melirik program tersebut tahun ini. Dilihatnya petani kurang melirik program ini lantara pertanian padi di Klungkung jarang dihadapkan dengan gagal panen. Bila pun mengalami gagal panen, jarang yang sampai mencapai di atas 50 persen sehingga kerap tidak memenuhi syarat klaim AUTP, yakni gagal panen minimal 75 persen dari luasan satu bidang pertanian padi yang diasuransikan. “Biasanya petani di Subak Sidayu, Kecamatan Banjarangkan yang memanfaatkan AUTP ini karena adanya ancaman gagal panen akibat air rob. Kemungkinan karena adanya tanggul pengaman pantai sehingga petani di Sidayu melihat potensi gagal panen kecil tahun ini,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakannya, pertanian padi Klungkung biasanya diganggu oleh hama. Hal itu hanya berdampak pada penurunan produksi berkisar lima persen. Potensi gagal panen yang kecil ini membuat petani enggan mengasuransikan meski premi yang dibayarkan juga kecil. Meski demikian, dia mengaku tetap gencar melakukan sosialisasi kepada petani agar mau mengikuti AUTP guna mengantisipasi kerugian akibat gagal panen yang tidak dapat diprediksi kapan terjadinya. “Tahun 2024 ini, Klungkung kembali mendapat kuota subsidi premi AUTP. Tapi kami belum tahu berapa besaran subsidinya,” tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita