SEMARAPURA, Radar Bali.id- Pemkab Klungkung akan kembali memohon kuota gas elpiji tiga kilogram untuk pemenuhan kebutuhan selama tahun 2024.
Sebab kuota gas elpiji tiga kilogram yang dialokasikan untuk Kabupaten Klungkung tahun 2024 ternyata di bawah jumlah usulan, bahkan penggunaan di tahun 2023.
Hal itu dikhawatirkan akan berdampak pada pelaku UMKM Kabupaten Klungkung yang tengah berkembang saat ini.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Klungkung, Luh Ketut Citrawati, Rabu (24/1/2024) mengungkapkan, alokasi gas elpiji tiga kilogram untuk Kabupaten Klungkung berserta kabupaten lainnya di Bali tahun 2024 mengalami pengurangan sebesar delapan persen dari penggunaan di tahun 2023.
Dia mengaku tidak tahu pasti penyebab terjadinya pengurangan alokasi tersebut. Namun yang pasti, kondisi itu akan berdampak pada pelaku usaha dan masyarakat Klungkung.
“Apalagi UMKM Kabupaten Klungkung sedang berkembang,” terangnya.
Guna mengantisipasi kelangkaan gas elpiji tiga kilogram yang akan berdampak pada masyarakat dan pelaku UMKM, Pemkab Klungkung akan kembali memohon kuota gas elpiji tiga kilogram.
Kuota yang dimohonkan sama seperti yang diusulkan sebelumnya. Di mana Pemkab Klungkung sebenarnya telah mengusulkan kuota sebanyak 14.946 metrik ton (MT). Dengan perhitungan rumah tangga di Klungkung membutuhkan sebanyak 6.059 MT, dan usaha mikro membutuhkan 8.887 MT.
Sementara alokasi kuota tahun 2023 lalu sebesar 13.757 MT. “Dampak dari pengurangan kuota, ada satu bulan yang tidak dapat elpiji tersebut atau hanya cukup untuk 11 bulan. Untuk itu dari sejak awal kami diinformasikan terkait pengurangan ini sehingga bisa melakukan permohonan sedini mungkin. Jangan sampai kuota alokasi sudah mau habis, baru kami memohon,” katanya.
Sebelumnya, Sales Branch Manager, PT Pertamina, Yodha Galih saat melakukan audiensi bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas yang diterima Penjabat Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika, di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Selasa (23/1/2024), mengungkapkan, pasokan gas elpiji tiga kilogram untuk wilayah Provinsi Bali akan dikurangi sebesar delapan persen.
Begitu juga dengan pasokan untuk Kabupaten Klungkung yang akan dikurangi delapan persen dari tahun 2023.
Untuk itu Galih mengingatkan Pemkab Klungkung agar segera membuat surat permintaan untuk penambahan kuota pasokan gas elpiji tiga kilogram.
Terkait itu, Jendrika menugaskan instansi terkait untuk segera membuat surat permintaan penambahan kuota gas elpiji tiga kilogram.
“Mengingat dikuranginya kuota Klungkung, maka hal ini sangat penting agar menghindari kelangkaan gas elpiji tiga kilogram di Kabupaten Klungkung,” tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita