Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Cek Fakta! TPA Sente Terbakar, Sampah Residu Dikelola di TOSS Center

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Jumat, 26 Januari 2024 | 23:57 WIB

 

KERJA KERAS: Petugas dari BPBD Klungkung melakukan upaya pemadaman sampah di TPA Sente Klungkung.
KERJA KERAS: Petugas dari BPBD Klungkung melakukan upaya pemadaman sampah di TPA Sente Klungkung.

SEMARAPURA, radarbali.id - Dari sebanyak 32,6 ton sampah yang dihasilkan warga Kota Semarapura, Klungkung ada sebanyak 4,5 ton sampah residu yang dihasilkan per harinya.

Volume berton-ton sampah residu itu biasanya dibuang petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Klungkung ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sente Kecamatan Dawan setelah menjalani proses pemilahan di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Desa Kusamba.

Hanya saja sejak TPA Sente kebakaran, Selasa (23/1/2024) hingga kemarin, tidak memungkinkan bagi petugas DLHP Klungkung membawa sampah residu ke lokasi.

Memanfaatkan mesin RDF, 4,5 ton sampah residu tersebut diupayakan untuk diolah di TOSS Center. “Kami upayakan kelola dengan mesin RDF di TOSS Center,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung I Nyoman Sidang, Kamis (25/1).

Sementara itu terkait kondisi di TPA Sente, menurut Sidang asap masih muncul dari tumpukan sampah sehingga penyemprotan terus dilakukan.

Di mana pada sore kemarin, Klungkung sempat diguyur hujan begitu juga dengan kawasan TPA Sente. Atas kondisi itu, besar harapannya kebakaran TPA Sente dapat segera berakhir.

“Astungakara hujan turun di sekitar TPA Sente. Semoga  terus diberikan jalan menuju perbaikan,” tandasnya.

Untuk diketahui, TPA Sente kembali kebakaran, Selasa (23/1). Kali ini kebakaran yang terjadi cukup besar sehingga Pemkab Klungkung sampai harus meminta bantuan Pemadam Kebakaran Gianyar dan Bangli.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, petugas Damkar berjibaku melakukan pemadaman api yang berkobar di sisi timur TPA.

Angin yang berhembus cukup kencang di wilayah itu membawa asap kebakaran memasuki pemukiman warga yang ada di sekitar TPA.

Atas kondisi itu, petugas Puskesmas, BPBD Klungkung, Polsek Klungkung, Camat Dawan dan lainnya mendatangi pemukiman warga yang terdampak asap.

Di mana mereka mengajak warga untuk mengungsi di kerabat yang tidak terdampak untuk sementara waktu hingga api dapat dipadamkan. Mengingat asap dari proses pembakaran sampak berbahaya bagi kesehatan.

Kalaksa BPBD Klungkung, Putu Widiada menjelaskan, kebakaran yang terjadi di TPA Sente dilaporkan sekitar pukul 11.00.

Atas laporan tersebut, instansi terkait seperti Damkar Klungkung, BPBD Klungkung, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Klungkung, TNI, Polri, pihak desa dan kecamatan turun ke lokasi.

Melihat kebakaran yang terjadi cukup besar, ditambah adanya tiupan angin cukup kencang sehingga pemadaman api tidak dapat dilakukan sendiri oleh Pemkab Klungkung. “Kami meminta bantuan Damkar Bangli dan Gianyar. Total ada tujuh armada Damkar,” bebernya.***

Editor : M.Ridwan
#terbakar #sampah residu #sampah #TPA Sente #radarbali