Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Nusa Penida Masih Selalu Kesulitan Air, KTT WWF Diharapkan Berimbas Tindakan Nyata

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Minggu, 19 Mei 2024 | 19:15 WIB
KERING DAN GERSANG : Nusa Penida yang indah namun tandus dan kering, kekurangan air di musim kemarau. (foto: dok.radar bali)
KERING DAN GERSANG : Nusa Penida yang indah namun tandus dan kering, kekurangan air di musim kemarau. (foto: dok.radar bali)

SEMARAPURA, Radar Bali.id- Tokoh masyarakat Klungkung berharap KTT Word Water Forum (WWF) ke-10 yang berlangsung di Bali mulai 18-25 Mei 2024 dapat berimbas kepada penanganan keterbatasan air bersih di Kabupaten Klungkung, terutamanya di Kecamatan Nusa Penida.

Mengingat sampai saat ini masih ada warga Nusa Penida yang memenuhi kebutuhan air sehari-hari dengan menadah hujan dan membeli air tangki.

Sejumlah tokoh dan puluhan masyarakat Klungkung berkumpul di kediaman Wakil Bupati Klungkung periode 2013-2018 dan 2018-2023, Made Kasta di Desa Akah, Sabtu (18/5). Dalam pertemuan yang juga dihadiri KGP Ramlan Samsuri SE CLA/Kakang Prabu itu ada doa agar KTT WWF dapat berjalan dengan baik, tanpa gangguan.

Selain itu besar harapan Kasta, KTT WWF yang digelar di Bali berimbas terhadap penanganan persoalan air di Nusa Penida.

Sebab, tidak sedikit masyarakat Nusa Penida yang belum mendapatkan layanan air bersih Perumda Air Minum Panca Mahottama Kabupaten Klungkung.

“Sumber air di Nusa Penida banyak, hanya saja butuh upaya untuk menaikkan air tersebut agar bisa dinikmati oleh masyarakat,” terangnya.

Kondisi itu membuat masih ada warga Nusa Penida yang memanfaatkan air tadah hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, ada juga dengan cara membeli air tangki yang harganya tidaklah murah. Di sisi lain, Nusa Penida menjadi salah satu tujuan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan.

“Kami berharap KTT WWF ini ada imbasnya terhadap Bali pada umumnya, dan Klungkung, Nusa Penida pada khususnya,” tandasnya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#krisis air #nusa penida #klungkung