SEMARAPURA, Radar Bali.id- I Wayan Tika, 55 seorang nelayan asal Dusun Celagilandan, Banjar Bagkal, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, yang tercebur ke laut saat melaut di perairan Selat Lombok, Sabtu (25/5/2024) belum juga ditemukan keberadaannya Minggu (26/5/2024) sore.
Arus permukaan yang kencang membuat Tim SAR gabungan kesulitan dalam proses pencarian.
“Sampai sore ini, korban belum ditemukan. Keberadaan korban belum diketahui,” ujar Kapolsek Nusa Penida Kompol Ida Bagus Putra Sumerta, Minggu (26/5/2024).
Di hari kedua pencarian Tika, menurut Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida Cakra Negara, Tim SAR gabungan melakukan pencarian mulai pagi hari.
Tim bergerak dari arah barat Pulau Nusa Penida ke arah timur. “Kemudian pencarian dilakukan hingga ke perairan Selat Lombok dan sekitarnya,” terangnya.
Hanya saja hingga sore kemarin, keberadaan Tika belum ditemukan. Ada sejumlah kendala ditemui dalam proses pencarian. Mulai dari arus permukaan yang kencang dan arahnya berubah setiap beberapa mil.
“Kondisi itu menyulitkan tim SAR untuk memprediksi keberadaan target (Tika, Red). Pencarian juga dibantu para nelayan dan kerabat korban,” tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita