Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Diguyur Hujan Lebat, Tebing Perbatasan Klungkung-Gianyar Kembali Longsor

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Rabu, 12 Februari 2025 | 13:04 WIB
LONGSOR : Kawasan sebelah timur jembatan Tukad Melangit, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, longsor. (Foto: Humas Polres Klungkung)
LONGSOR : Kawasan sebelah timur jembatan Tukad Melangit, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, longsor. (Foto: Humas Polres Klungkung)

SEMARAPURA, Radar Bali.id- Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan terjadinya sejumlah peristiwa pohon tumbang dan tanah longsor di Kabupaten Klungkung.

Salah satunya terjati pada tebing di pinggir jalan perbatasan Klungkung dan Gianyar, tepatnya sebelah timur jembatan Tukad Melangit, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Selasa (11/2/2025).

Bencana tanah longsor itu untuk kedua kalinya terjadi di lokasi tersebut dalam tahun 2025 ini.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30, saat Klungkung diguyur hujan lebat. Tebing yang longsor itu menyebabkan material tanah dan batu, serta pohon menutupi jalan lintas kabupaten itu.

Sehingga arus lalu lintas terpaksa dialihkan. Tidak ada korban dalam bencana ini. Sebab saat peristiwa itu terjadi, tidak ada pengendara yang melintas.

Untuk membersihkan material longsoran tersebut, BPBD Klungkung dibantu sejumlah instansi mengerahkan alat berat. Sekitar 3 jam lebih berjibaku, material longsor akhirnya berhasil dibersihkan dari badan jalan.

Pj. Bupati Nyoman Jendrika menyampaikan apresiasi atas kesigapan anggota Polres Klungkung, BPBD, Damkar dan personil TNI yang telah dengan sigap berkoordinasi dan bahu membahu membersihkan material longsor. Sehingga jalan bisa secepatnya bisa dibersihkan dan kembali bisa dilalui oleh masyarakat. Pihaknya juga mengaku telah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional supaya dilakukan pembuatan senderan di sepanjang tebing di Tukad Melangit tersebut.

”Warga yang tinggal di atas tebing telah merelakan lahannya untuk bisa dibangun senderan. Dan kami berharap Balai Jalan Nasional bisa segera menindak lanjuti permohonan-permohonan kami supaya dibangun senderan pada tebing. Sehingga warga yang tinggal di atas dan para pengguna jalan akan merasa aman,” tandasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#tebing #hujan #longsor