SEMARAPURA, radarbali.jawapos.com - Kreasi menu bakso tahu lele “Bakso Tule” yang digagas dan dimasak langsung oleh Nyonya Eva Satria, istri Bupati Klungkung I Made Satria bersama tim berhasil meraih peringkat ke-2 nasional Lomba Olahan Pangan Lokal Murah Meriah dan Bergizi untuk Pencegahan Stunting dan Menu Harian Tingkat Nasional yang digelar DPP PDI Perjuangan.
Bakso Tule dipilih DPC PDIP Klungkung dalam mengikuti perlombaan yang digelar serangkaian memperingati Hari Kartini dan menyambut Bulan Bung Karno 2025 itu lantaran memiliki nilai gizi tinggi.
”Olahan ini kami pilih karena mudah ditemukan, murah, dan punya nilai gizi tinggi yang sangat baik untuk pencegahan stunting. Yang penting lagi, ini bisa jadi menu harian, bukan sekadar untuk lomba,” terang Ketua DPC PDIP Klungkung sekaligus Ketua DPRD Klungkung, Anak Agung Gde Anom.
Dijelaskannya, bahan utama dari menu ini adalah tahu dan lele yang dibumbui dengan rempah sederhana dan dilengkapi dengan lontong sebagai sumber karbohidrat.
”Bakso Tule ini murah, mudah dibuat, dan sangat bergizi. Dalam video yang kami kirim, juga telah kami sajikan bahan serta cara pembuatannya secara lengkap,” ujar Eva Satria.
Lomba ini juga merupakan bagian dari upaya pelestarian dan pengembangan resep tradisional Indonesia, yang nantinya akan dimuat dalam buku “Mustika Rasa dan Inspirasi Resep Megawati Soekarnoputri”.
Buku ini diharapkan menjadi inspirasi nasional untuk menyajikan menu rumahan yang lezat, murah, dan bergizi, terutama untuk perempuan, anak-anak, dan keluarga secara umum.
”Ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen partai terhadap ketahanan pangan keluarga dan kesehatan generasi penerus bangsa,” imbuh Gung Anom.
Keberhasilan DPC PDIP Klungkung menunjukkan inovasi pangan lokal yang sederhana dapat memberikan dampak besar. Baik dalam konteks pencegahan stunting, maupun sebagai solusi kemandirian pangan di tengah kondisi ekonomi yang menantang. (ayu)
Editor : Rosihan Anwar