SEMARAPURA, Radar Bali.id- Puncak upacara Padudusan Alit atau Piodalan di Pura Goa Lawah, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan Klungkung berlangsung Anggara Kasih Medangsia, tepatnya pada Selasa (13/5/2025). Selama piodalan berlangsung, gerak wisatawan di dalam pura dibatasi.
Panitia Pura Goa Lawah Putu Juliadi, Selasa (13/5/2025) menjelaskan, piodalan akan berlangsung selama 4 hari mulai Selasa (13/5/2025) -Jumat (16/4/2025).
Pada puncak upacara yang berlangsung kemarin, upacara dipuput dua Pendeta atau Sulinggih yakni Ida Pedanda Istri Anom dari Griya Jumpung Anyar, Desa Dawan Klod untuk di Utama Mandala Pura Goa Lawah.
Dan Ida Pedanda Gede Karang Putra Keniten, dari Griya Satria Kanginan yang memimpin upacara di Pura Pucak Sari. ”Puncak upacara dimulai sekitar pukul 10.00,” ujarnya.
Selama piodalan berlangsung dikatakannya, wisatawan tidak diperkenan masuk sampai ke utama mandala pura. Wisatawan hanya diperbolehkan menyaksikan proses upacara dari jaba pura.
Oleh karena itu, keberadaan wisatawan tidak akan mengganggu umat yang melakukan persembahyangan. ”Seperti piodalan sebelumnya, wisatawan hanya dipersilakan masuk sampai jaba pura,” jelasnya.
Meski wisatawan tidak dapat melihat secara dekat goa yang dihuni kelelawar tersebut, kondisi itu tidak mengurangi antusias wisatawan untuk berkunjung.
Justru mereka dapat melihat berbagai atraksi budaya yang digelar selama piodalan berlangsung. [*]
Editor : Hari Puspita