KLUNGKUNG, RadarBali.id – Menyikapi maraknya kasus penyalahgunaan narkotika beberapa tahun belakangan di Nusa Penida, puluhan penduduk pendatang (non permanen) di Desa Adat Kutampi, Desa Kutampi Kaler, Kecamatan Nusa Penida, menjalani pendataan dan tes urine mendadak pada Senin (3/11/2025).
Kegiatan ini merupakan langkah nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Klungkung, BNNK Klungkung, dan pihak kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Kapolsek Nusa Penida, AKP I Ketut Kesuma Jaya, menjelaskan bahwa total 60 orang menjadi target dalam kegiatan deteksi dini ini. Peserta tes meliputi penduduk non permanen, pemuda, pecalang, hingga pegawai desa adat setempat.
"Kami terus mendukung kegiatan pencegahan dan deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba di masyarakat. Ini adalah langkah nyata sinergi antara pemerintah daerah, BNN, dan kepolisian," ujar AKP Kesuma Jaya, Selasa (4/11/2025).
Semua Hasil Negatif, Apresiasi untuk Kesadaran Warga
Dari seluruh peserta, hasil tes urine menunjukkan kabar baik: semuanya dinyatakan negatif menggunakan narkotika.
AKP Kesuma Jaya mengapresiasi hasil tersebut, yang menurutnya menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat Kutampi Kaler dalam menjaga lingkungan mereka dari ancaman narkoba.
Pihak kepolisian dan pemerintah berharap, kegiatan seperti ini dapat terus menumbuhkan kewaspadaan masyarakat agar berperan aktif dalam mewujudkan Nusa Penida yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.[*]
Editor : Hari Puspita