SEMARAPURA, RadarBali.id – Kebutuhan daging babi, yang merupakan komoditas utama dalam tradisi nampah sehari menjelang Hari Raya Galungan atau Hari Penampahan Galungan, dipastikan aman dan harganya tetap stabil di Kabupaten Klungkung.
Meskipun permintaan meningkat drastis, Dinas Pertanian Klungkung memastikan pasokan mencukupi.
Kepala Dinas Pertanian Klungkung, Ida Bagus Juanida, mengungkapkan bahwa saat ini harga daging babi di pasaran masih bergerak di kisaran Rp85 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram. Sementara itu, harga babi hidup berada di kisaran Rp45 ribu-Rp50 ribu per kilogram.
"Pemantauan harga terus kami lakukan untuk memastikan harga daging ataupun kebutuhan pokok lainnya tetap stabil selama hari raya," jelas Ida Bagus Juanida, Senin (17/11/2025).
Ketersediaan Aman, Didukung Ratusan Titik Pemotongan
Stabilnya harga, menurut Juanida, disebabkan oleh ketersediaan stok babi di Kabupaten Klungkung yang memadai. Dinas memperkirakan estimasi kebutuhan babi untuk Hari Penampahan Galungan tahun ini mencapai sekitar 600 ekor.
Kebutuhan tersebut dipenuhi melalui kelompok-kelompok pemotongan babi yang tersebar di 336 titik di Klungkung. "Warga biasanya akan membuat kelompok-kelompok pemotongan babi. Kami mencatat ada sebanyak 336 titik tempat pemotongan di Klungkung," ujarnya.
Pastikan Mutu dan Kesehatan Hewan Kurban
Untuk menjamin kualitas daging yang dikonsumsi masyarakat, Dinas Pertanian telah membentuk tim pemeriksaan antemortem. Tim ini bertugas memastikan kondisi kesehatan babi sebelum dipotong.
"Hasil survei sementara menunjukkan ketersediaan masih aman dan tidak ditemukan masalah penyakit babi," tegas Juanida. Ia menjamin ketersediaan babi di Klungkung dalam kondisi normal, baik dari segi kualitas maupun kuantitas, sehingga masyarakat dapat menjalankan tradisi nampah dengan tenang.[*]
Editor : Hari Puspita