Sampah Festival Semarapura VIII Meledak Empat  Kali Lipat, 120 Petugas dan Pelajar "Kepung" Lokasi

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Dipublikasikan Kamis, 30 April 2026 | 08:41 WIB
BERSIH-BERSIH SEUSAI ACARA : Sejumlah petugas DLHP Klungkung melakukan kegiatan bersih-bersih di kawasan gelaran Festival Semarapura VIII. (Dewa Ayu Pitri Arisanti/Radar Bali)
BERSIH-BERSIH SEUSAI ACARA : Sejumlah petugas DLHP Klungkung melakukan kegiatan bersih-bersih di kawasan gelaran Festival Semarapura VIII. (Dewa Ayu Pitri Arisanti/Radar Bali)

SEMARAPURA, Radar Bali.id – Kemeriahan Festival Semarapura VIII membawa konsekuensi besar bagi kebersihan kota.

Baca Juga: Menteri LH Hanif Faisol Apresiasi 60 Persen Warga Kota Denpasar Sudah Memilah Sampah

Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Klungkung mencatat volume sampah di hari pertama pelaksanaan melonjak drastis hingga empat kali lipat dari hari biasanya.

Kawasan Monumen, Alun-alun, dan depan Puri Agung Klungkung yang biasanya hanya menghasilkan setengah truk sampah, kini membengkak menjadi dua truk dalam sehari.

 Ironisnya, 80 persen dari sampah tersebut adalah sampah plastik.

Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHP Klungkung, I Made Sugiantara, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiagakan 120 petugas kebersihan yang terbagi dalam tiga shift.

Menariknya, DLHP juga menggandeng para pelajar untuk ikut terjun langsung melakukan aksi bersih-bersih setiap pagi.

"Kami bersurat ke sekolah-sekolah sekitar. Ini bukan sekadar membersihkan, tapi edukasi nyata bagi pelajar agar mencintai lingkungan," ujar Sugiantara, Rabu (29/4/2026). Seluruh sampah tersebut kini telah dialirkan ke TOSS Center untuk dikelola lebih lanjut.[*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
kebersihan sampah festival semarapura klungkung petugas kebersihan