SEMARAPURA, radarbali.jawapos.com - Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, secara resmi membuka gelaran Mahottama Flat Race 2026 di Area Pusat Kebudayaan Bali (PKB), Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Sabtu (2/5).
Event bergengsi ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Puputan Klungkung.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Ketua KONI Klungkung, Anak Agung Gde Anom, serta jajaran undangan terkait.
Kejuaraan ini menjadi tonggak awal pembinaan atlet yang terarah di Kabupaten Klungkung dan Provinsi Bali.
Dalam sambutannya, Bupati I Made Satria menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara ini.
Beliau menekankan bahwa Mahottama Flat Race bukan sekadar ajang adu kecepatan, melainkan langkah konkret pemerintah dalam menyediakan wadah resmi bagi para pembalap.
"Ini adalah ajang yang sangat positif bagi pembalap di Klungkung maupun Bali secara umum.
Kami ingin memberikan wadah resmi yang terarah guna menekan aksi balap liar di jalan raya.
Selain sebagai ajang prestasi, ini adalah bentuk edukasi agar generasi muda tetap menjunjung tinggi semangat sportivitas," ujar Bupati Satria.
Sementara Ketua Panitia, Bagus Komang Corry Agung S, melaporkan bahwa Mahottama Flat Race 2026 berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 2 hingga 3 Mei 2026 berlokasi di Area Pusat Kebudayaan Bali (PKB).
Pihaknya berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi komunitas Klungkung MX untuk mengharumkan nama daerah di kancah provinsi maupun nasional.
Serta menjadi ajang silaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan antar pecinta otomotif.
“Ayo anak muda Klungkung, stop balap liar!” Tegas Komang Corry.
Lebih lanjut dengan fasilitas yang memadai dan manajemen yang profesional, Mahottama Flat Race 2026 diharapkan dapat memperkuat citra Klungkung sebagai daerah yang sangat suportif terhadap kreativitas dan bakat positif generasi muda.
Sementara itu Ketua KONI Klungkung yang akrab disapa Gung Anom berharap Klungkung dapat mengirim atlet balap motor pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali Tahun 2027 mendatang dengan adanya digelarnya ajang-ajang seperti ini di Klungkung.
Sebab ia melihat besarnya antusias masyarakat Klungkung mengikuti kegiatan ini. "Kegiatan ini juga sebagai wahana kami menjaring atlet," tandasnya.
Editor : Rosihan Anwar