Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bangun Jalan Lingkar Nusa Penida, Klungkung Tarik Pinjaman Rp 229 Miliar

Dhian Harnia Patrawati • Rabu, 8 Juli 2026 | 12:59 WIB
Ilustrasi Pantai Kelingking, Nusa Penida. (Dewa Ayu Pitri Arisanti)
Ilustrasi Pantai Kelingking, Nusa Penida. (Dewa Ayu Pitri Arisanti)

 

RADAR BALI - Pemerintah Kabupaten Klungkung resmi memperoleh fasilitas pembiayaan alternatif dari PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) senilai Rp 50,6 miliar.

Komitmen ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Pinjaman Daerah dan Perjanjian Pengelolaan Debt Service Reserve Account (DSRA) untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur multisektor.

Langkah strategis tersebut diambil guna mempercepat pemulihan ekonomi dan mengejar ketertinggalan infrastruktur tanpa membebani APBD secara mendadak di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah.

Penandatanganan kesepakatan dilakukan langsung oleh Bupati Klungkung I Made Satria bersama Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faaris Pranawa, serta perwakilan PT Bank BPD Bali.

Kucuran dana ini merupakan bagian dari total komitmen pembiayaan infrastruktur Klungkung yang mencapai Rp 229,9 miliar.

Sejauh ini, pemda telah merealisasikan pinjaman sebesar Rp 114,1 miliar melalui PT Bank BPD Bali, sedangkan dari porsi PT SMI sebesar Rp 115,7 miliar, baru terealisasi Rp50,6 miliar pada tahap ini.

Dana pinjaman teranyar ini difokuskan untuk membiayai tiga sektor prioritas yang mencakup Klungkung daratan hingga wilayah kepulauan.

Pada sektor infrastruktur jalan, dianggarkan Rp 19,6 miliar untuk perbaikan jalur logistik dan jalan strategis pendukung pariwisata, termasuk optimalisasi jalan lingkar di Nusa Penida yang kerap mengalami lonjakan kendaraan wisatawan. 

Rinciannya meliputi pemeliharaan berkala Jalan Getakan-Sengliding senilai Rp 2,5 miliar, peningkatan Jalan Subak Bungsih Rp 2 miliar, Jalan Banjar Sukawati-Pesinggahan Rp 1 miliar, jalan menuju Desa Pekraman Cemlagi Rp 2,6 miliar,

Selain itu, peningkatan Jalan Dusun Dungkap menuju Desa Batukandik Banjar Buluh Rp 4,6 miliar, serta pembangunan akses menuju objek wisata Broken Beach di Nusa Penida sebesar Rp 7 miliar.

Sektor pelayanan kesehatan di RSUD Kabupaten Klungkung mendapat porsi terbesar, yakni senilai Rp 24 miliar. Alokasi ini disiapkan untuk mendanai pembenahan sarana prasarana penunjang, seperti pembangunan Gedung Power House dua lantai senilai Rp 7,1 miliar.

Selain itu, pengadaan alat kedokteran umum, bedah, dan peralatan ICU sebesar Rp 1,2 miliar, serta pembangunan Gedung Gizi dan Ruang Rawat Inap tiga lantai senilai Rp 15,7 miliar. 

Sisa anggaran sebesar Rp 7 miliar dialokasikan untuk pengurangan risiko bencana melalui penataan tebing di Desa Tusan sekaligus pembenahan fasilitas dasar di sekitar kawasan terdampak pembangunan Pusat Kebudayaan Bali (PKB).

Bupati Klungkung I Made Satria menegaskan kerja sama pengelolaan DSRA bersama PT Bank BPD Bali menjadi langkah mitigasi risiko fiskal agar kewajiban pembayaran pinjaman daerah dapat dipenuhi secara terencana dan terukur.***

 

Editor : Ibnu Yunianto
#Infrastruktur Klungkung #wisata klungkung #Berita Bali Hari Ini #pinjaman daerah #nusa penida