DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program baru pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) mulai Februari 2025. Program skrining kesehatan gratis dilakukan kado untuk masyarakat di hari ulang tahunnya.
Diwawancarai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dr.dr.I Nyoman Gede Anom,menyatakan untuk Pemerintah Provinsi Bali, terkait petunjuk teknis (juknis) Skrining ulang tahun sedang dalam proses penyusunan.
Rencananya pemeriksaan kesehatan gratis dilaksanakan sesuai tanggal lahir, dengan perpanjangan waktu pemeriksaan selama 30 hari setelah tanggal ulang tahun. Kendati demikian, ada beberapa pemeriksaan yang tidak diklaim BPJS.
”Beberapa pemeriksaan skrining yang tidak di klaim BPJS. Klinik atau praktek pribadi atau swasta dapat merujuk Klien ke Puskesmas,” terang Gede Anom
Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota merekap kebutuhan dan membuat usulan terkait BMHP (Badan Medis Habis Pakai) untuk pelaksanaan skrining.
Tidak hanya yang berulang tahun, bayi baru lahir juga akan mendapatkan skrining. Pemeriksaan untuk bayi dilakukan setelah dua hari kelahiran.”Bayi Baru Lahir di skrining segera setelah 2 hari kelahiran ( dalam waktu 48 jam) di Puskesmas,” tandasnya.
Mereka yang mendapatkan kado ulang tahun dari Presiden Prabowo Subianto yang dewasa difokuskan pada pemeriksaan kanker seperti kanker payudara, leher rahim, paru, dan usus besar.
Sedangkan skrining untuk lansia, selain difokuskan pada penyakit-penyakit kardiovaskuler, deteksi juga dilakukan untuk deteksi penyakit akibat proses menua.
Sementara skrining bayi dan balita ada delapan pemeriksaan, pertumbuhan, perkembangan, tuberkulosis, telinga, mata, gigi, talasemia (pemeriksaan darah pada 2 tahun saja), dan diabetes militus.
Sedangkan khusus dewasa dan lansia ada 21 jienis pemeriksaan, yakni:telinga, mata,gigi, jiwa,gizi, tekanan darah,diabetes militus,merokok, tuberkulosis, kebugaran,thalasemia,stroke, ginjal,kanker payudara,kanker leher rahim,kanker paru, kanker usus besar, osteoporosis, PPOK,geriatri, dan hati.***
Editor : M.Ridwan