Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Heboh Dolar Tiba-tiba Anjlok, Begini Kata Bank Indonesia!

Desi Rabiati • Minggu, 2 Februari 2025 | 03:32 WIB

Nilai tukar rupiah merosot
Nilai tukar rupiah merosot
DENPASAR,radarbali.jawapos.com – Heboh di media sosial tentang anjlok ya nilai tukar rupiah menjacapai RP. 8170.

Google mencantumkan nilai tukar rupiah perhari ini dengan nominal sangat anjlok hingga menimbulkan kehebohan masyarakat.

Sementara sejumlah pengamat sebelumnya telah memprediksikan bahwa nilai tukar rupiah akan mencapai Rp 17.000 per Dolar untuk tahun ini.

Lantas mengapa mesin pencarian google menyebutkan jika harga satu Dolar turun hingga Rp 8000 rupiah perhari ini?

Atas kehebohan tersebut Bank Indonesia langsung memberikan klarifikasi terkait anjloknya nilai tukar rupiah.

Menurut data Bank Indonesia perdetik ini masih mencatat Kurs Rp16.312 per dolar AS pada tanggal 31 Januari 2025.

Menangani kekisruhan tersebut p

Pihak Bank Indonesia sedang berkordinasi dengan pihak GoogleIndoenesia terkait ketidaksesuaian data untuk segera dapat melakukan koreksi yang diperlukan.

Selain itu, Rupiah tidak diperdagangkan hari ini karena pasar mata uang sedang libur akhir pekan.

Perdagangan terakhir yang dilakukan adalah pada Jumat, 31 Januari 2025.

Kurs Rupiah pada saat penutupan pasar mencapai Rp 16.321,00 per Dolar Amerika Serikat.

Pada Selasa, 28 Januari 2025, nilai tukar Rupiah mencapai Rp 16.212,00 per Dolar Amerika Serikat.

Sedangkan rata-rata nilai kurs Rupiah selama Januari 2025 berada di Rp 15.240,35 per Dolar AS.

Rupiah akan kembali diperdagangkan di pasar uang pada Senin, 3 Februari 2025.

Dengan demikian, diduga terjadi kesalahan dalam nilai konversi di mesin pencari Google.

Sayangnya hingga saat ini pihak Google belum memberikan klarifikasi terkait hal tersebut.**

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Desi Rabiati
#bank indonesia #dolar amerika #Dolar anjlok #nilai tukar rupiah