DENPASAR, radarbali.id – Polemik ijazah itu tak kunjung mereda. Masyarakat masih terus membahas keaslian gelar sarjana Joko Widodo (Jokowi).
Nah, terkait itu simak panduan memeriksa ijazah resmi secara online di situs Kemdikbud agar tidak tertipu lulusan palsu.
Gelar sarjana sangat penting bagi mereka yang ingin menduduki jabatan tertentu yang dianggap penting. Apalagi seorang presiden. Belakangan ini ramai dibahas tentang keaslian gelar tersebut. Ijazah Jokowi diragukan sebab dianggap palsu.
Bertolak dari hal tersebut, penting untuk mengetahui cara memeriksa keaslian ijazah yang dimiliki. Di zaman kemajuan digital ini, Anda bisa memeriksa hanya lewat online saja.
Situs yang tersedia resmi langsung dari Kementerian Pendidikan dan Budaya atau biasa disingkat Kemendikbud.
Dilansir dari situs resmi Universitas Pendidikan Ganesha, berikut tahapan cara cek ijazah resmi secara online dengan akurasi kebenaran 100 persen akurat.
Sebelumnya perlu diketahui pentingnya memeriksa keaslian ijazah yang Anda miliki. Selain untuk membantah adanya isu pemalsuan yang menimpa Anda seperti yang dialami Jokowi, juga sebagai solusi terbaik untuk memverifikasi keabsahan ijazah yang Anda miliki.
Di zaman serba canggih telah ditemukan banyak pemalsuan ijazah. Jadi, Anda harus hati-hati terutama bagi yang berada di posisi penerima tenaga kerja baru. Pastikan dokumen ijazah yang diserahkan memang asli, bukannya palsu.
Ada satu cara sederhana selain memeriksa lewat online, yakni perhatikan ciri-ciri fisik dari ijazah tersebut. Secara garis besar, ijazah asli akan mencantumkan logo universitas, nama penerima ijazah, tanggal penerbitan, tanda tangan pejabat berwenang.
Nomor ijazah dan nomor seri, berstempel dan materai, foto penerima ijazah, transkip nilai, juga kode QR atau barcode yang dapat dipindai untuk verifikasi online.
Pastikan semua terlihat jelas dan mudah dibaca. Tidak tampak samar atau tampak hasil editan tidak resmi. Tinta yang digunakan pada ijazah juga berkualitas tinggi. Bahan kertas pasti berkualitas tinggi dan tampak kokoh.
Berikut langkah-langkahnya untuk memeriksa keaslian ijazah secara online melalui situs resmi Kemendikbud yang dilansir dari www.undiksha.ac.id.
Situs ini adalah Sistem Verifikasi Ijazah secara Elektronik (SIVIL), situs resmi pemerintah yang bisa diakses secara umum, simak tahapannya.
Langkah pertama, siapkan data ijazah. Biasanya terdiri dari nomor ijazah dan seri ijazah. Data ini tertera pada dokumen fisik ijazah.
Langkah kedua, silakan akses situs resmi lewat peramban dengan memasukkan alamat https://ijazah.kemdikbud.go.id. Pastikan Anda memiliki koneksi jaringan yang stabil.
Langkah ketiga, silakan masukkan data ijazah yang telah Anda persiapkan di kolom kosong yang tersedia. Lalu lakukan verifikasi captcha dan klik “cari”.
Setelah proses pencarian selesai akan muncul hasil pencarian yang menunjukkan keaslian atau validitas ijazah. Jika ijazah tersebut sah, Anda akan melihat informasi tentang lembaga yang mengeluarkan ijazah tersebut.
Satu langkah opsional, yakni verifikasi. Barangkali Anda membutuhkan verifikasi ijazah secara fisik. Silakan datangi atau hubungi lembaga pendidikan yang bersangkutan secara langsung.
Untuk menambah akurasi kebenaran ijazah, Anda juga dapat memeriksa profil penerima ijazah tersebut sebagai mahasiswa.
Pemilik ijazah resmi pasti terdaftar sebagai mahasiswa di lembaga bersangkutan. Data ini dapat diperiksa di laman Forlap Riset Dikti, https://pddikti.kemdikbud.go.id.
Caranya cari menu pencarian pada pojok kanan atas, silakan pilih menu pencarian spesifik. Kemudian isi data yang terdiri dari nama mahasiswa, NIM, nama perguruan tinggi, dan program studi. Terakhir, silakan pilih cari dan Anda akan mendapatkan hasilnya.
Langkah di atas hanya berlaku untuk ijazah yang berasal dari perguruan tinggi. Apabila Anda ingin memeriksa keaslian dari ijazah khusus tingkat sekolah, kunjungi situs berikut.
Situs yang dapat dikunjungi untuk memeriksa keaslian ijazah SD hingga SMA bisa kunjungi https://nisn.data.kemdikbud.go.id.
Apabila sudah masuk pada situs tersebut, silakan masukkan data NISN, nama kandung ibu dan centang kode captcha. Lalu klik “cari data”, maka akan keluar hasil data dari NISN yang terdaftar.[*].
Editor : Hari Puspita