RADAR BALI – Kabar duka menyelimuti Satgas Operasi Damai Cartenz. Dua personelnya menjadi korban penembakan oleh kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Puncak Jaya, Papua Tengah, Kamis (15/5/2025) waktu setempat.
Korban adalah Bripda Dedi Kristian S Tambunan, anggota Banit Subden I Wanteror Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Papua.
Korban kedua adalah Bharada Kain Rerey, anggota Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Papua.
Bripda Dedi Tambunan mengalami luka tembak di dada yang menembus hingga ke punggung.
Sementara itu, Bharada Raymon Rerey mengalami luka tembak di dada yang menembus ke samping, serta luka tembak lain di dada yang juga menembus ke punggung.
Penembakan tersebut diduga kuat merupakan aksi balasan OPM atas operasi penindakan TNI yang sebelumnya berhasil melumpuhkan salah satu pemimpin kelompok separatis bersenjata di Papua, Bumi Walo Enumbi.
Indikasinya, pelaku penembakan menggunakan sepeda motor CRF milik Bumi Walo Enumbi yang tewas dalam operasi TNI di Kampung Kalome, Distrik Ilamburawi, Puncak Jaya, pada pekan sebelumnya.
Penembakan terhadap dua personel Polri tersebut terjadi di Kampung Usir, Distrik Mulia, Puncak Jaya.
Operasi Damai Cartenz telah mengidentifikasi kelompok pelaku penembakan dua personel Satgas Damai Cartenz sebagai kelompok separatis bersenjata yang dipimpin oleh Ternus Enumbi.
Personal Satgas Damai Cartenz sempat membawa kedua korban ke RSUD Mulia, namun nyawa keduanya tidak dapat tertolong dan dinyatakan gugur.
Tim Satgas Operasi Damai Cartenz juga telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku. ***
Editor : Ibnu Yunianto