Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

 KKN STAI Kharisma 2025 Wujudkan Desa Mandiri Berbasis Kearifan Budaya Lokal

Siti Patimah • Jumat, 4 Juli 2025 | 00:52 WIB
Photo
Photo

Sukabumi, 3 Juli 2025 – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kharisma Sukabumi resmi melepas 78 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2025 di Kantor Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Desa Mandiri Berbasis Kearifan Budaya Lokal”, yang menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Acara pelepasan dihadiri oleh Camat Parakansalak, Rukman Taufik, S.Ag., A.Kp., serta Ketua STAI Kharisma, Dr. (C) Ade Nurpriatna. Dalam sambutannya, Rukman Taufik menyampaikan apresiasi atas komitmen STAI Kharisma dalam mendukung pembangunan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. “KKN ini diharapkan menjadi jembatan antara akademisi dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan berbasis kearifan lokal, khususnya di bidang sosial keagamaan,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. (C) Ade Nurpriatna menegaskan bahwa KKN 2025 merupakan wujud kesadaran civitas akademika STAI Kharisma untuk mengabdi dan melayani masyarakat. “Melalui KKN, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengaplikasikan ilmu secara langsung untuk memecahkan masalah sosial keagamaan di masyarakat dengan pendekatan interdisipliner,” katanya.

Tujuan KKN STAI Kharisma 2025
KKN ini memiliki tiga tujuan utama:
1. Mengembangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan mahasiswa agar mampu mengkaji, merumuskan, dan memecahkan masalah di bidang agama dan kemasyarakatan secara profesional, pragmatis, dan interdisipliner.
2. Mendukung program pemerintah dalam mempercepat pembangunan masyarakat, terutama di bidang sosial keagamaan dan kemasyarakatan di wilayah pedesaan.
3. Mengintegrasikan peran civitas akademika STAI Kharisma dengan masyarakat melalui pengabdian yang berfokus pada kepentingan masyarakat.

Penyebaran Peserta KKN
Sebanyak 78 mahasiswa peserta KKN disebar di tiga kecamatan, yaitu Parakansalak dan Cisolok di Kabupaten Sukabumi, serta Kampung Pare di Kediri, Jawa Timur. Mereka akan melaksanakan berbagai program berbasis kearifan budaya lokal, seperti pemberdayaan masyarakat, pendidikan keagamaan, pelestarian tradisi lokal, dan pengembangan potensi desa.

Komitmen untuk Desa Mandiri
Kegiatan KKN ini dirancang untuk mendukung terciptanya desa mandiri yang mampu memanfaatkan kearifan budaya lokal sebagai kekuatan pembangunan. Mahasiswa akan bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk menggali potensi desa, seperti pengembangan wisata berbasis budaya, peningkatan literasi keagamaan, dan penguatan ekonomi lokal.

Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama untuk kesuksesan program KKN. Para mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperoleh pengalaman berharga dalam pengabdian. KKN STAI Kharisma 2025 akan berlangsung selama periode tertentu, dengan monitoring dan evaluasi rutin untuk memastikan tercapainya tujuan program.

Editor : Siti Patimah
#KKN