RADAR BALI - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan kembali menemukan dua jenazah laki-laki yang diduga korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya pada Selasa dini hari.
Kedua mayat ditemukan terdampar di Selat Tanjung Anjir Sembulungan, Banyuwangi, sekitar 20 mil laut (sekitar 37 kilometer) dari titik lokasi tenggelamnya kapal.
Penemuan pertama terjadi sekitar pukul 01:24 WIB oleh nelayan. Mayat pertama, yang diidentifikasi mengenakan kaus pendek hitam dan celana pendek hitam.
Korban segera dievakuasi ke pelabuhan perikanan di Muncar sebelum dibawa ke RSUD Blambangan di Banyuwangi untuk identifikasi lebih lanjut oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim.
Mayat kedua, juga berjenis kelamin laki-laki dengan ciri-ciri baju dan celana pendek, ditemukan oleh nelayan lainnya pada pukul 05:30 WIB di area yang sama.
Jenazah kedua dievakuasi menggunakan PK Basarnas dan Speedboat Polairud ke Pelabuhan Muncar.
Kedua penemuan ini memperkuat fokus pencarian tim SAR di sektor selatan Selat Bali, mengingat beberapa korban sebelumnya juga banyak ditemukan di wilayah tersebut.
Area pencarian diperluas hingga 20-30 mil dari titik tenggelamnya kapal.
KMP Tunu Pratama Jaya, yang mengangkut 53 penumpang, 12 ABK/kru, dan 22 unit kendaraan, mengalami kecelakaan laut dan tenggelam di Selat Bali pada Kamis, 3 Juli 2025, pukul 23:35 WIB.
Hingga hari ketujuh operasi, data dari Posko Operasi SAR dan Potensi SAR Gabungan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, mencatat 30 korban selamat dan 27 korban lainnya masih dalam pencarian. ***
Editor : Ibnu Yunianto