DENPASAR,radarbali.jawapos.com – Tewasnya Ojek Online bernama Affan Kurniawan saat demo DPR membuat masyarakat geram.
Demo yang telah berlangsung kurang lebih tiga hari tersebut diwarnai kericuhan bentrok antara massa aksi dan aparat berwajib yang bertugas mengamankan aksi.
Sedari hari pertama kericuhan telah terjadi dan banyak warga yang melintas di area demo pun turut menjadi korban siraman gas air mata.
Puncaknya Kamis malam Affan Kurniawan Ojol yang berada di area aksi menjadi korban.
Menurut keterangan Ketua Ojol yang diwawancarai oleh awak media menyebutkan kejadiannya begitu cepat.
Kronologinya adalah Affan hendakenyebrang dari bahu jalan sebelah kiri menuju ke kanan.
Namun tiba-tiba mobil Barakuda Brimob melintas sangat cepat.
Affan yang sempat menoleh ke arah mobil yang melaju kencang tersebut akhirnya panik dan tersandung.
Mobil berkekuatan besar tersebut menabrak Affan dan sempat berhenti mengerem seketika.
Nampak Affan masih bernyawa dan berada tepat di depan mobil, sayangnya mobil tersebut tidak berhenti malah tancap gas dan melaju kencang.
Affan tergilis dan tewas di tempat sementara mobil tersebut dikejar massa.
Setelah berhasil mengamankan diri, pengemudi Barakuda Brimob tersebut meminta maaf di hadapan media.
Sayangnya Jemmy pengemudi barakuda mengaku tak sengaja melindas Affan.
Terdapat tujuh pelaku dalam mobil tersebut dan saat ini telah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.
Sementara Affan menurut keluarganya akan dimakamkan pagi ini di TPU Bivak.***
Editor : Desi Rabiati