radarbali.jawapos.com- Persib akan mengawali perjuangannya di fase grup AFC Champions League (ACL) Two 2025/26 dengan menjamu wakil Singapura, Lion City Sailors FC, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis, 18 September 2025. Pertandingan ini menjadi titik awal yang sangat penting bagi Pangeran Biru dalam upaya menorehkan prestasi di level Asia.
Hasil undian yang dilakukan AFC di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat, 15 Agustus 2025, menempatkan Persib di Grup G bersama Bangkok United (Thailand), Selangor FC (Malaysia), dan Lion City Sailors FC (Singapura). Grup ini dipandang cukup seimbang, sehingga setiap laga akan menjadi ujian ketangguhan skuad asuhan pelatih Bojan Hodak.
Jadwal Lengkap Persib di Fase Grup ACL Two 2025/26
Berikut adalah jadwal pertandingan Persib di fase grup:
-
Kamis, 18 September 2025: Persib vs Lion City Sailors FC (Bandung)
-
Rabu, 1 Oktober 2025: Bangkok United vs Persib (Bangkok)
-
Kamis, 23 Oktober 2025: Persib vs Selangor FC (Bandung)
-
Kamis, 6 November 2025: Selangor FC vs Persib (Shah Alam)
-
Rabu, 26 November 2025: Lion City Sailors FC vs Persib (Singapura)
-
Rabu, 10 Desember 2025: Persib vs Bangkok United (Bandung)
Jadwal padat ini menuntut konsistensi dan rotasi pemain yang matang, mengingat Persib juga tetap harus fokus pada kompetisi domestik, yakni BRI Liga 1 2025/26.
Persib dan Rekam Jejak di Asia
Bagi Persib, tampil di ajang Asia bukanlah hal baru. Klub kebanggaan Jawa Barat ini sudah beberapa kali mencicipi atmosfer kompetisi kontinental, termasuk Piala Champions Asia dan AFC Cup. Namun, partisipasi di AFC Champions League Two 2025/26 memberikan tantangan berbeda karena mempertemukan Persib dengan klub-klub elite Asia Tenggara.
Di fase grup musim lalu, Persib juga satu grup dengan Lion City Sailors FC. Saat itu, Persib bermain imbang 1-1 di Bandung dan berhasil menang dramatis 3-2 di Singapura. Catatan positif ini tentu menjadi modal berharga untuk kembali menghadapi wakil Singapura tersebut.
Lawan-Lawan Persib di Grup G
1. Lion City Sailors FC (Singapura)
Lawan pertama Persib ini adalah salah satu klub kuat dari Liga Singapura yang berstatus juara liga. Pertemuan di musim lalu sudah membuktikan bahwa pertandingan melawan Lion City selalu berlangsung ketat. Kecepatan dan disiplin menjadi ciri khas permainan mereka.
2. Bangkok United (Thailand)
Bangkok United adalah lawan berat yang dihuni banyak pemain berpengalaman, termasuk beberapa punggawa timnas Thailand. Bermain tandang ke Bangkok tentu tidak mudah bagi Persib, tetapi di pertemuan kandang di GBLA, Bobotoh bisa menjadi faktor penentu.
3. Selangor FC (Malaysia)
Klub asal Malaysia ini punya tradisi panjang di kancah sepak bola Asia Tenggara. Selangor dikenal memiliki basis suporter besar dan gaya permainan cepat. Persib harus berhati-hati saat bertandang ke Shah Alam, tetapi bermain di Bandung akan memberi keuntungan tersendiri.
Analisis Jadwal Persib
Jadwal yang dimiliki Persib di fase grup cukup menantang. Bermain di kandang pada laga perdana melawan Lion City Sailors akan sangat menentukan. Jika Persib mampu meraih kemenangan di laga pertama, motivasi dan rasa percaya diri akan meningkat untuk laga-laga berikutnya.
-
Laga pembuka (vs Lion City Sailors) → Momentum penting untuk menjaga asa lolos.
-
Laga tandang pertama (vs Bangkok United) → Ujian berat karena atmosfer kandang Thailand selalu panas.
-
Pertemuan dengan Selangor FC → Bisa menjadi duel penentu perebutan posisi runner-up grup.
-
Laga terakhir (vs Bangkok United di Bandung) → Bisa menjadi partai hidup-mati untuk menentukan nasib Persib di fase gugur.
Strategi dan Tantangan Persib
Pelatih Bojan Hodak perlu menyiapkan strategi matang agar Persib bisa bersaing di dua kompetisi sekaligus. Rotasi pemain menjadi kunci agar stamina tetap terjaga. Pemain asing seperti David da Silva, Ciro Alves, dan Nick Kuipers akan menjadi tulang punggung, sementara pemain lokal seperti Beckham Putra, Febri Hariyadi, hingga Rezaldi Hehanusa diharapkan bisa konsisten tampil.
Tantangan terbesar adalah menjaga konsentrasi. Bermain di Asia berarti Persib harus menghadapi perjalanan jauh, adaptasi cuaca, hingga tekanan dari suporter lawan. Namun, pengalaman musim lalu bisa menjadi pelajaran berharga.
Bobotoh dan Dukungan Penuh di GBLA
Tak bisa dipungkiri, kekuatan utama Persib adalah dukungan Bobotoh. Stadion GBLA selalu penuh sesak ketika Pangeran Biru berlaga. Sorakan, koreografi, dan dukungan nonstop dari tribun bisa menjadi pembeda yang menakutkan bagi tim tamu.
Dalam pertandingan melawan Lion City Sailors FC pada 18 September nanti, atmosfer GBLA diprediksi akan membara. Dukungan Bobotoh bukan hanya memberi semangat bagi pemain, tetapi juga bisa menurunkan mental lawan.
Prediksi Peluang Persib di Grup G
Melihat komposisi grup, peluang Persib untuk lolos ke fase gugur cukup terbuka. Lion City Sailors dan Selangor bisa dihadapi dengan baik, sementara Bangkok United diprediksi akan menjadi lawan terkuat.
Jika mampu memaksimalkan laga kandang dan setidaknya mencuri poin di laga tandang, Persib berpeluang finis sebagai juara grup atau runner-up. Target realistis adalah lolos ke fase gugur, yang tentu akan menjadi pencapaian membanggakan bagi klub dan Bobotoh.
Sejarah Rivalitas Regional
Kehadiran klub-klub Asia Tenggara dalam satu grup bersama Persib menambah aroma rivalitas regional. Persib akan membawa nama Indonesia untuk bersaing dengan wakil Thailand, Malaysia, dan Singapura. Setiap kemenangan bukan hanya untuk klub, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi sepak bola nasional.
Persaingan ini juga menjadi ajang pembuktian kualitas Liga 1 Indonesia dibanding liga-liga tetangga. Bila Persib tampil konsisten dan mampu mengalahkan lawan-lawan regionalnya, citra sepak bola Indonesia akan semakin terangkat.
Kesimpulan
Jadwal Persib di AFC Champions League Two 2025/26 menghadirkan tantangan besar sekaligus peluang emas. Mengawali dengan laga kandang melawan Lion City Sailors FC, perjalanan Pangeran Biru di Grup G akan dipenuhi duel penuh gengsi melawan Bangkok United dan Selangor FC.
Dengan persiapan matang, strategi tepat dari Bojan Hodak, serta dukungan penuh Bobotoh, Persib memiliki peluang besar untuk lolos ke fase gugur. Setiap laga akan menjadi pembuktian bahwa Persib bukan hanya jago kandang di Liga 1, tetapi juga mampu bersaing di level Asia.
Musim ini, Persib punya kesempatan menorehkan sejarah baru. Semua mata tertuju pada perjuangan Pangeran Biru, dimulai dari 18 September 2025 di GBLA, saat mereka menjamu Lion City Sailors FC.
Editor : Siti Patimah, SH