DENPASAR, radarbali.jawapos.com- Memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan berjalan di Bali, Kedeputian III Kantor Staf Presiden melakukan kunjungan lapangan ke Provinsi Bali sebagai bagian dari upaya pengendalian, monitoring, dan pemastian capaian Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden di bidang pendidikan serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) hari Kamis (20/11/2025).
Kunjungan dipimpin oleh Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Tri Santoso.
Tri mengatakan, kedatangan dari Jakarta ke Bali sebagai wujud komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh program prioritas berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, tim KSP meninjau SPPG Abianbase, Kabupaten Badung serta TK/RA Bakti V yang menjadi penerima manfaat revitalisasi madrasah.
“Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kualitas pelaksanaan program di lapangan, mulai dari kesiapan sarana prasarana, distribusi bantuan, hingga pemanfaatan fasilitas pendidikan oleh peserta didik,” kata Tri
Selain peninjauan lapangan, Kedeputian III KSP juga melakukan pertemuan dengan Gubernur Provinsi Bali Kami (16/11) bertepatan Manis Galungan lalu.
Dalam pertemuan tersebut, KSP menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa seluruh program prioritas Presiden berjalan efektif, responsif terhadap kebutuhan daerah, dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik, tenaga pendidik, dan masyarakat luas.
Baca Juga: Kesempatan Jadi Petugas Haji 2026: Kemenhaj RI Buka Rekrutmen, Pendaftaran Hanya Sampai 28 November!
Dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Bali saat ini memiliki 149 SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) dengan total penerima manfaat sebanyak 368.199 orang. Pemerintah menargetkan perluasan menjadi 355 SPPG dengan total penerima manfaat mencapai 1.049.967 orang.
Lebih lanjut Tri menjelaskan, khusus program revitalisasi sekolah di Bali menjangkau 168 satuan pendidikan mulai jenjang PAUD hingga SMA, dengan total anggaran Rp117,5 miliar.”Khusus revitalisasi madrasah, program akan mencakup 21 satuan pendidikan melalui skema single years 2025 dan multi years 2025–2026,” beber Tri Santoso.
Gubernur Provinsi Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi atas kunjungan perwakilan Kantor Staf Presiden. Dalam pertemuan yang berlangsung hampir satu jam tersebut, kedua pihak membahas berbagai program prioritas Presiden serta progres pelaksanaannya di Bali, termasuk tantangan dan langkah percepatan yang perlu diperkuat di tingkat daerah.
Kunjungan ini menegaskan komitmen KSP untuk terus memastikan program strategis nasional berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk di Provinsi Bali.***
Editor : M.Ridwan