RADAR BALI - Juventus terus menunjukkan taringnya dalam persaingan papan atas Liga Italia 2025-2026.
Bertamu ke markas Pisa di Arena Garibaldi pada Minggu (28/12/2025) dini hari WIB, Si Nyonya Tua berhasil membawa pulang poin penuh lewat kemenangan meyakinkan 2-0.
Hasil ini memperpanjang tren positif skuat asuhan Luciano Spalletti yang kini mencatatkan tiga kemenangan beruntun.
Sebelum menundukkan Pisa, Juventus telah lebih dulu mengamankan poin maksimal saat menghadapi Bologna (1-0) dan AS Roma (2-1).
Tambahan tiga poin di pekan ke-17 ini membuat posisi Juventus meroket ke peringkat ketiga klasemen sementara.
Mereka kini mengoleksi 32 poin, menyamai perolehan poin AC Milan yang berada di posisi kedua, sekaligus menyalip sang juara bertahan Napoli serta AS Roma.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Juventus langsung mengambil inisiatif serangan dengan penguasaan bola mencapai 59,2 %.
Peluang emas pertama lahir di menit ke-18 lewat sepakan first-time Kephren Thuram dari luar kotak penalti.
Bola sempat membentur Arturo Calabresi dan jatuh ke kaki Kenan Yildiz, namun tembakan keras pemain muda tersebut masih menyamping tipis di sisi gawang Pisa.
Pisa bukannya tanpa perlawanan. Menjelang turun minum, tuan rumah nyaris memecah kebuntuan melalui aksi individu Idrissa Toure yang melakukan dribble cepat dari sisi kanan.
Toure mengirimkan umpan silang akurat ke tiang dekat, namun Matteo Tramoni gagal menjangkau bola meski posisinya sudah sangat bebas.
Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata.
Momen Kebangkitan di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan lebih terbuka. Juventus akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-73.
Berawal dari visi tajam Edon Zhegrova yang mengirim umpan terobosan ke Andrea Cambiaso, serangan balik cepat pun terbangun.
Cambiaso kemudian memberikan bola kepada Weston McKennie yang melakukan overlap dari sisi sayap.
Niat McKennie mengirim umpan silang kepada Pierre Kalulu justru berbuah manis bagi tim tamu. Arturo Calabresi, yang berniat menghalau bola, justru melakukan gol bunuh diri yang membuat Juventus unggul 1-0.
Tertinggal satu gol membuat pertahanan Pisa mulai goyah. Juventus semakin gencar mengurung area pertahanan tuan rumah untuk mengunci kemenangan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada masa injury time (90+2').
Kenan Yildiz mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan matang dari Jonathan David melalui penyelesaian jarak dekat yang dingin.
Statistik dan Posisi Klasemen
Secara statistik, Juventus tampil dominan dengan melepaskan total 14 tembakan, di mana 6 di antaranya tepat sasaran.
Sebaliknya, Pisa kesulitan menembus pertahanan kokoh tim tamu dan gagal mencatatkan satu pun tembakan ke arah gawang (shot on target).
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Juventus untuk terus menekan AC Milan dan pemuncak klasemen Inter Milan.
Dengan performa yang kian solid di bawah arahan Spalletti, Bianconeri kini kembali menjadi kandidat kuat dalam perburuan gelar Scudetto musim ini.***
Editor : Ibnu Yunianto