RADAR BALI - Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) susulan Tahap 4 untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2025 akhirnya mulai terealisasi pada awal Januari 2026.
Bantuan dengan total nilai Rp600.000 ini disalurkan langsung melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Saat ini, perkembangan penyaluran dapat dipantau secara transparan melalui sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation).
Berdasarkan pantauan terbaru, banyak data KPM kini telah menunjukkan status "SI" (Standing Instruction). Munculnya status ini merupakan sinyal kuat bahwa instruksi pemindahbukuan dana dari bank penyalur ke rekening KKS telah diterbitkan.
Jika status di SIKS-NG sudah menunjukkan "SI", maka saldo bantuan biasanya akan masuk ke rekening dalam waktu dekat atau sedang dalam proses antrean sistem perbankan.
Bukti Nyata Pencairan di Berbagai Bank Penyalur
Sejumlah KPM di berbagai wilayah telah melaporkan adanya saldo masuk sebesar Rp600.000 sejak 9 Januari 2026. Berikut adalah beberapa bukti transaksi yang tercatat:
BNI: Penarikan terpantau di wilayah Tanah Abang untuk KKS terbitan 2021.
BRI: Transaksi berhasil dilakukan melalui Link ATM pada pagi hari dengan dana utuh Rp600.000.
Mandiri: Penarikan tunai berhasil dilakukan melalui agen bank di wilayah Indragiri Hulu, Riau.
Perlu diingat bahwa pola pencairan tidak serentak. Perbedaan waktu pencairan sangat bergantung pada proses verifikasi data dan kesiapan bank penyalur di masing-masing wilayah
Memahami Arti Status di SIKS-NG
Agar tidak bingung saat mengecek bantuan melalui pendamping sosial atau operator desa, berikut adalah rangkuman arti status di sistem SIKS-NG:
Status Penjelasan
Sudah SI Instruksi pencairan telah terbit, dana segera masuk ke KKS.
Proses Verifikasi Rekening Sinkronisasi data antara bank dan data kependudukan.
Gagal Verifikasi Ada ketidaksesuaian data yang perlu diperbaiki.
Data Hold Pencairan ditahan sementara (biasanya karena indikasi data ganda).
Sudah Salur Saldo resmi telah dikirim ke rekening KPM.
Sudah Transaksi Saldo telah ditarik atau digunakan oleh KPM.
Fitur Baru "Monitor Penyaluran Bansos"
Kini, pemantauan menjadi lebih transparan dengan hadirnya fitur “Monitor Penyaluran Bansos” di SIKS-NG.
Fitur ini memungkinkan pendamping sosial dan pihak berwenang memantau pergerakan dana sejak tahap awal hingga benar-benar diterima oleh KPM. Hal ini meminimalisir simpang siur informasi mengenai jadwal pencairan.
Imbauan bagi KPM
Bagi Anda yang termasuk penerima BPNT susulan Tahap 4:
Cek Berkala: Jika status sudah "SI", lakukan pengecekan saldo secara berkala di ATM atau agen bank terdekat.
Hubungi Pendamping: Jika saldo belum masuk, silakan tanyakan status terbaru kepada pendamping sosial desa untuk pengecekan di sistem SIKS-NG.
Gunakan Secara Bijak: Manfaatkan bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sesuai peruntukannya.
Proses pencairan masih terus berlangsung secara bertahap hingga seluruh hak KPM terpenuhi.
Pastikan KKS Anda tetap dalam kondisi baik dan tidak rusak untuk memperlancar proses transaksi.***
Editor : Ibnu Yunianto