Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Waspada Virus Nipah India, Bali Pasang Thermal Scanner di Bandara Ngurah Rai

Dhian Harnia Patrawati • Kamis, 29 Januari 2026 | 08:50 WIB
Ilustrasi  - Pemeriksaan suhu tubuh dilakukan Bandara Ngurah Rai untuk mengantisipasi outbreak virus nipah yang berkembang di Asia Selatan.
Ilustrasi - Pemeriksaan suhu tubuh dilakukan Bandara Ngurah Rai untuk mengantisipasi outbreak virus nipah yang berkembang di Asia Selatan.

RADAR BALI - Pemerintah Provinsi Bali melalui otoritas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai resmi memperketat pengawasan kesehatan bagi penumpang menyusul laporan peningkatan kasus Virus Nipah di India.

Langkah antisipasi ini mencakup pemasangan perangkat pemantau suhu tubuh guna mencegah masuknya virus mematikan tersebut ke Pulau Dewata.

Sebagai langkah konkret, pengelola bandara bekerja sama dengan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Kelas I Denpasar untuk memantau pergerakan penumpang secara intensif.

sebanyak empat unit thermal scanner telah disiagakan sejumlah lokasi strategis, yakni area kedatangan internasional, area kedatangan domestik, dan terminal VIP.

Penumpang yang terdeteksi memiliki suhu tubuh di atas normal atau menunjukkan gejala awal akan segera ditangani oleh tim medis BBKK dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah, Denpasar.

Hingga akhir Januari 2026, India tengah berupaya meredam wabah yang berpusat di Benggala Barat. Setidaknya lima kasus positif telah ditemukan di wilayah Barasat, dekat Kolkata, yang melibatkan tenaga medis. Otoritas setempat bahkan telah mengarantina hingga 180 kontak erat.

Kewaspadaan ini menjadi sangat krusial bagi Bali mengingat kedekatan hubungan pariwisatanya dengan India. Berdasarkan data, wisatawan asal India menyumbang sekitar 8 persen dari total 7 juta kunjungan wisatawan asing ke Bali.

Mobilitas yang tinggi ini menjadikan pemahaman risiko Virus Nipah sebagai prioritas utama bagi pelaku industri pariwisata dan masyarakat lokal.

Mengenal Virus Nipah dan Bahayanya

Virus Nipah adalah penyakit zoonosis (ditularkan dari hewan ke manusia) yang sangat serius dengan tingkat kematian yang tinggi, yakni antara 40% hingga 75%. Hingga saat ini, belum ditemukan vaksin atau obat khusus untuk mengobati infeksi ini.

Juru Bicara Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, menjelaskan bahwa penularan utama berasal dari makanan yang terkontaminasi oleh hewan pembawa, khususnya kelelawar buah.

"Risiko penularan bisa terjadi dari konsumsi buah yang terkena air liur atau urine kelelawar. Kami minta masyarakat jangan mengonsumsi buah yang tampak rusak atau bekas gigitan," pesannya.

Gejala dan Langkah Pencegahan

Masyarakat dan pelaku perjalanan diimbau untuk waspada jika mengalami gejala berikut dalam waktu 14 hari setelah kembali dari daerah terjangkit, yakni demam, batuk, pilek, sesak napas dan muntah, serta gangguan saraf seperti penurunan kesadaran atau kejang.

Selain pemantauan di bandara, masyarakat Bali disarankan melakukan langkah pencegahan mandiri:

Kebersihan Pangan: Selalu mencuci dan mengupas buah. Hindari konsumsi nira atau aren mentah yang berisiko terkontaminasi.

Gaya Hidup Sehat: Rutin mencuci tangan dan menjaga daya tahan tubuh.

Disiplin Masker: Gunakan masker jika mengunjungi kawasan Asia Selatan atau berkontak dengan tamu dari kawasan Asia Selatan. 

Lapor Perjalanan: Gunakan aplikasi All Indonesia untuk melaporkan riwayat perjalanan internasional guna deteksi dini.

Pihak bandara mengimbau penumpang yang merasa kondisi kesehatannya menurun untuk segera menghubungi petugas kesehatan di bandara demi keamanan dan kenyamanan bersama.***

Editor : Ibnu Yunianto
#denpasar #badung #bandara ngurah rai #tabanan #Outbreak #RS Ngoerah Denpasar #Virus Nipah India #bahaya virus nipah #kementerian kesehatan #THERMAL SCANNER #virus nipah #gianyar