RADAR BALI - Banyak calon mahasiswa menganggap bahwa Kedokteran adalah satu-satunya "jalur maut" dengan tingkat persaingan tertinggi di Universitas Udayana (Unud).
Namun, data terbaru menjelang Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 menunjukkan fakta yang mengejutkan.
Secara statistik, kursi tersulit untuk didapatkan justru datang dari jenjang Diploma dan program studi kesehatan lainnya.
Berdasarkan rasio daya tampung 2026 dibandingkan dengan jumlah peminat tahun 2025, berikut adalah ulasan mengenai prodi paling ketat di kampus yang berlokasi di Bali ini.
Kejutan di Puncak: Dominasi Diploma dan Kesehatan Gigi
Meskipun Kedokteran memiliki jumlah peminat terbanyak (2.092 orang), tingkat ketetatannya berada di angka 6,21%.
Angka ini ternyata masih kalah ketat jika dibandingkan dengan program studi Perpajakan (D3) yang mencatatkan tingkat ketetatan fantastis sebesar 2,54%.
Ini berarti, dari setiap 100 orang yang mendaftar Perpajakan, hanya sekitar 2 sampai 3 orang yang berhasil lolos.
Berikut adalah 5 besar prodi dengan tingkat persaingan paling "berdarah-darah" di Unud:
Perpajakan (Diploma Tiga): 2,54%
Akuntansi (Diploma Tiga): 3,61%
Perpustakaan (Diploma Tiga): 5,02%
Kedokteran Gigi (Sarjana): 5,44%
Farmasi (Sarjana): 6,20%
Tabel Lengkap Tingkat Ketetatan SNBT Unud 2026
Untuk membantu Anda menyusun strategi, berikut adalah urutan prodi dari yang paling sulit ditembus hingga yang memiliki peluang kelulusan lebih tinggi:
Peringkat Nama Program Studi Jenjang Ketetatan (%)
1 Perpajakan D3 2,54%
2 Akuntansi D3 3,61%
3 Perpustakaan D3 5,02%
4 Kedokteran Gigi S1 5,44%
5 Farmasi S1 6,20%
6 Kedokteran S1 6,21%
7 Fisioterapi S1 6,97%
8 Ilmu Komunikasi S1 7,11%
9 Psikologi S1 7,36%
10 Pengelolaan Perhotelan S1 Terapan 7,40%
11 Keperawatan S1 8,11%
12 Pariwisata S1 8,65%
13 Hubungan Internasional S1 9,28%
14 Kesehatan Masyarakat S1 10,88%
15 Administrasi Publik S1 11,72%
Strategi Memilih Prodi di Universitas Udayana
Melihat data di atas, bagi Anda yang mengincar Universitas Udayana, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Jangan Remehkan Diploma: Banyaknya peminat di jenjang D3 (seperti Perpajakan dan Akuntansi) menunjukkan bahwa efisiensi waktu kuliah dan orientasi kerja menjadi daya tarik besar, sehingga persaingannya justru lebih ketat dibanding S1.
Kedokteran Tetap Berat: Walaupun secara persentase berada di urutan ke-6, Kedokteran tetap memiliki jumlah pesaing terbanyak secara absolut. Anda harus bersaing dengan ribuan orang untuk memperebutkan 130 kursi.
Peluang di Prodi Langka: Jika Anda hanya ingin memastikan diri masuk ke Unud, prodi seperti Fisika (76,92%), Sastra Bali (160%), atau Akuakultur (218,75%) memiliki peluang diterima yang jauh lebih besar karena jumlah pendaftar lebih sedikit atau sebanding dengan daya tampung.
Seluruh pemilihan prodi di atas dilakukan melalui jalur UTBK SNBT tanpa syarat portofolio. Jadi, fokus utama Anda adalah meraih skor ujian setinggi mungkin.***
Editor : Ibnu Yunianto