Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Gejolak di Kandang Ducati Memanas, Marquez Bersinar, Bagnaia Dikabarkan Diincar Yamaha di Bursa Transfer MotoGP 2026

M.Ridwan • Senin, 12 Mei 2025 | 13:47 WIB
MATAHARI KEMBAR: Dua pembalap utama Ducati, Pecco Bagnaia (kanan) dan Marc Marquez terlihat berdiskusi serius menyangkut performa motor Desmosideci 2024.
MATAHARI KEMBAR: Dua pembalap utama Ducati, Pecco Bagnaia (kanan) dan Marc Marquez terlihat berdiskusi serius menyangkut performa motor Desmosideci 2024.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Suasana di garasi Ducati memanas pasca kegagalan Pecco Bagnaia finis di MotoGP Prancis 2025 yang digelar di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Minggu (11/5/2025). Ketegangan ini diperparah oleh penampilan luar biasa Marc Marquez yang terus mencuri sorotan sejak bergabung ke tim pabrikan Ducati.

Perlakuan para petinggi konon lebih mengutamakan Marc Marquez ketimbang Pecco Bagnaia yang sudah mempersembahkan dua gelar juara dunia untuk Ducati. Yaitu musim 2023 dan 2024.

Kondisi ini memicu spekulasi tajam bahwa posisi Francesco "Pecco" Bagnaia sebagai ujung tombak Ducati mulai goyah. Dua kali juara dunia itu kini dirumorkan sedang diincar oleh tim utama Yamaha, yang tengah bersiap membangun kembali kekuatan menghadapi MotoGP 2026.

Pergeseran Kekuatan di Garasi Ducati

Marquez, yang baru saja bergabung musim ini, tampil menggila di beberapa seri awal, termasuk kemenangan dominan di Thailand dan hasil solid di Prancis. Sementara itu, Bagnaia justru gagal finis di Le Mans, membuatnya makin tertinggal dalam perebutan gelar dan memperbesar tekanan internal.

Situasi ini memunculkan pertanyaan besar: Apakah Ducati masih menjadikan Bagnaia sebagai pilar utama, ataukah kini mulai mengalihkan dukungan pada Marquez, yang tampil lebih agresif dan konsisten?

Meski pelatih Ducati Manuel Poggiali menegaskan tak ada perlakuan istimewa untuk siapapun, sumber dalam menyebutkan bahwa suasana di garasi Ducati kini mulai terbelah.

BAKAL TERGUSUR: Marc Marquez dan Peccoi Bagnaia bersaing ketat di lintasan MotoGP musim 2025
BAKAL TERGUSUR: Marc Marquez dan Peccoi Bagnaia bersaing ketat di lintasan MotoGP musim 2025

Isu Kepindahan ke Yamaha Makin Menguat

Rumor kepindahan Bagnaia ke Yamaha kian santer beredar. Terlebih, sang pembalap sempat menyatakan keterbukaannya untuk bekerja sama dengan Fabio Quartararo, yang masih menjadi andalan Yamaha meski tim tersebut tengah dalam masa transisi teknis.

Yamaha sendiri menunjukkan sinyal kebangkitan, terutama lewat hasil positif Quartararo di GP Spanyol, di mana ia finis kedua meskipun mengendarai motor yang secara teknis belum menyamai Ducati.

Jika rumor ini benar, maka MotoGP 2026 berpotensi diwarnai transfer besar: perpindahan juara dunia dari Ducati ke Yamaha – sebuah langkah strategis yang bisa mengubah peta kekuatan MotoGP secara drastis.

Baca Juga: Internet Super Cepat dengan Support Full 5G Dukung Even Para Raja Balap di MotoGP Mandalika

Kontrak Masih Aktif, Tapi Tekanan Semakin Tinggi

Pecco Bagnaia masih terikat kontrak hingga akhir musim 2026. Namun dalam dunia MotoGP, kontrak bukan jaminan mutlak. Tekanan performa, konflik internal, dan tawaran tim rival sering kali membuat pembalap papan atas melakukan langkah mengejutkan.

Dengan Marquez yang terus naik daun, dan Yamaha yang agresif di bursa transfer, masa depan Bagnaia di Ducati kini berada di persimpangan.

MotoGP 2026 bisa menjadi musim paling dramatis dalam satu dekade terakhir — dengan Bagnaia sebagai pusat pusaran pergeseran kekuatan.***

Editor : M.Ridwan
#bursa transfer #prancis #Pecco Bagnaia #marc marquez #Tim Ducati #motogp #MotoGP Le Mans