Bahkan, terdapat informasi untuk menyambut kedatangan wisatawan Tiongkok, pelaku pariwisata di Bali akan divaksin booster kedua untuk mencegah penyebaran Covid-19. "Sudah lama saya dengar wisatawan Tiongkok akan ke Bali. Tapi belum ada kabar resmi. Dengan Konsul Tiongkok berkoordinasi belum ada kabar untuk itu. Kami menunggu saja," ucapnya.
Cok Bagus -sapaan akrabnya- menampik vaksin untuk pelaku pariwisata karena menyambut kendatangan wisatawan Tiongkok. Menurutnya, untuk vaksin booster kedua karena kebijakan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan sampai saat ini menunggu arahan Kemenkes dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali. " Vaksin itu program pemerintah, tidak juga (menyambut wisatawan Tiongkok). Karena ada programnya, sebelumnya kan wajib untuk nakes, lansia, ya selanjutnya pelaku pariwisata," ujarnya.
Berbeda dari pernyataan Kadispar Bali, Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ida Bagus Agung Partha Adnyana mengatakan, salah satu persiapan untuk sambut tamu Tiongkok adalah vaksinasi Covid-19 booster kedua untuk pekerja pariwisata. Untuk update terbarunya, rencananya vaksinasi ini akan dilakukan mulai minggu depan. “Sedang diatur untuk minggu depan mulai vaksin. Jadi kemarin ngantor kami urus, dan kami harapkan pekerja pariwisata bisa mulai divaksin,” ucapnya.
Hingga kini secara khusus, belum ada konfirmasi kapan wisatawan Tiongkok akan datang ke Bali. Diperkirakan mereka akan datang beberapa bulan setelah border Internasional Tiongkok dibuka. Walau beberapa negara lain pun masih menutup pintu kedatangan dari Tiongkok. Maka dari itu, Bali akan mengacu pada Surat Edaran Satgas Nomor 35 Tahun 2022 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Internasional Dengan Transportasi Darat Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
“Nanti kita terima arahan dari satgas mengacu pada peraturan yang lama seperti kalau terdeteksi cek Laboratorium, saya terima arahan dari Satgas jika terjadi kenaikan kasus akan direview. Dinamis sifatnya,” jelasnya.
Kendati negara lain banyak yang masih menolak kedatangan wisman Tiongkok, Bali diperkirakan masih membuka maka dari itu, tidak ada cara lain untuk mengantisipsi lonjakan kasus Covid-19 yakni satu-satunya dengan vaksinasi booster kedua disamping prokes.
“Semua pekerja pariwisata divaksin mulai dari Guide, hingga pekerja Hotel. Jadi kami akan buka online, untuk vaksin disiapkan di Kantor BTB, sekarang vaksin booster kedua masih untuk lansia serta nakes dan pekerja belum,” tandasnya. (feb/rid)
Editor : M.Ridwan