SEMARAPURA,radarbali.id - Rumput liar yang tumbuh dan meranggas di tebing Kelingking, Desa Bungamekar, Kecamatan Nusa Penida kebakaran, Minggu (30/7) pukul 16.30. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sekitar 25 pengunjung yang berada di Pantai Kelingking sempat terjebak lantaran akses jalan keluar masuk Pantai Kelingking yang berada di tebing terblokir api.
Kapolsek Nusa Penida, Kompol. Ida Bagus Putra Sumerta, Senin (31/7) menuturkan, peristiwa kebakaran rumput liar yang berada di tebing Kelingking itu diketahui warga sekitar pada pukul 16.30. Kebakaran mulanya terjadi pada bagian bawah tebing Kelingking, tetapi karena hembusan angin yang cukup kencang pada saat itu sehingga membuat kebakaran meluas ke bagian lain.
“Sehingga membakar hampir dua hektare tebing tersebut termasuk akses jalan menuju ke Pantai Klingking juga ikut terbakar,” katanya.
Saat peristiwa itu terjadi ada sebanyak 25 pengunjung yang sedang berada di Pantai Kelingking, sehingga mereka tidak bisa naik ke atas. Sekitar pukul 17.30, petugas pemadam kebakaran tiba di tempat kejadian kebakaran.
Petugas langsung melakukan tindakan dengan menyemprotkan air ke bagian tebing yang terbakar dengan dibantu warga dan pihak kepolisian Polsek Nusa Penida sehingga api dapat dipadamkan. “Seluruh api dapat dipadamkan sekitar pukul 18.30. Sekitar pukul 19.30, seluruh wisatawan naik ke atas dengan selamat,” terangnya.
Terkait penyebab kebakaran, menurutnya belum bisa dipastikan sebab tidak ada warga yang secara pasti melihat awal mula terjadinya peristiwa itu. Lebih lanjut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, hanya saja seorang wisatawan asal Prancis mengalami luka ringan di bagian kepala lantaran terkena batu tebing yang jatuh.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, Ni Made Sulistiawati mengungkapkan, kebakaran rumput liar yang berada di tebing Kelingking bukan peristiwa pertama kalinya. Sebelumnya kebakaran di tebing Kelingking pernah terjadi sekitar tahun 2018.
Terkait hal itu, pihaknya akan membuat imbauan hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat mengunjungi Pantai Kelingking. Di antaranya tidak membuang puntung rokok yang masih menyala sembarangan. “Segera akan kami buat imbauan tersebut. Meski sempat terjadi kebakaran, akses jalan menuju Pantai Kelingking masih bisa diakses. Wisatawan juga ada yang sudah turun ke pantai,” tandasnya.***
Editor : M.Ridwan