Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Geger Pria Muda Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Minum Anggur Merah Bersama Teman Wanita di Pantai Legian

Putu Honey Dharma Putri Widarsana • Selasa, 24 Oktober 2023 | 10:01 WIB
MENINGGAL DI PANTAI: Petugas sedang melakukan identifikasi terhadap seorang pria yang diketahui bernama Galih di Pantai Legian Kuta 23 Oktober 2023 dini hari.
MENINGGAL DI PANTAI: Petugas sedang melakukan identifikasi terhadap seorang pria yang diketahui bernama Galih di Pantai Legian Kuta 23 Oktober 2023 dini hari.

DENPASAR, radarbali.id - Geger, seorang pria dinyatakan meninggal dunia setelah minum-minuman beralkohol jenis anggur merah bersama temanya di Pantai Legian, Kuta, Badung pada Minggu (22/10) sekitar pukul 02.00 Wita.

Pria tersebut diketahui bernama Galih. Sejumlah saksi mata menyebutkan, sebelumnya menjemput temanya yang bernama Intan Imaniar Mahdjani,21, untuk minum berasama di tepi Pantai Legian.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, menerangkan, saat itu Galih mengendarai motor Honda Scoopy berwarna merah. Mereka pun singgah ke sebuah warung untuk membeli satu botol anggur merah, rokok satu bungkus merek Esse dan Aqua tanggung, sebelum korban bersama saksi menuju ke Pantai Legian, Kuta.

Setelah sampai dan memarkirkan motor, keduanya pun lalu masuk ke areal pantai untuk mencari tempat duduk. Setelah itu mereka mulai membuka botol anggur merah dan meminumnya berdua, secara bergantian menggunakan sebuah gelaa plastik.

“Dengan memakai gelas plastik secara bergantian kurang lebih 4 kali dan kira kira 30 menit tiba tiba korban jatuh kedepan (tengkurep),”terang Sukadi pada Senin (23/10).

Terkejut melihat temanya tergeletak secar tiba-tiba, perempuan tersebut pun mencoba membangunkan Galih.

“Kenapa galih - kenapa galih" ucap Intan, kemudian ia membalikkan badan korban, dan terdengar nafas korban seperti mengorok.

“Saksi meminta tolong kepada beberapa orang yang sedang minum di sampingnya, dan setelah dilihat oleh salah satu orang dia mengatakan mungkin lagi mabuk atau letih, dan korban ditinggal sendirian,”jelasnya.

BERALKOHOL: Barang bukti minuman alkohol jenis anggur merah, rokok, makanan ringan dan sandal yang ditemukan dekat mayat Galih di pantai Legian.
BERALKOHOL: Barang bukti minuman alkohol jenis anggur merah, rokok, makanan ringan dan sandal yang ditemukan dekat mayat Galih di pantai Legian.

Intan yang mencoba percaya pun lalu melanjutkan  minum bersama 4 orang lainnya, tepatnya disebelah utara sekitar 5 meter. Setelah kurang lebih 20 menit, Intan yang kembali merasa khawatir pun kembali minta tolong kepada salah satu pria yang ia ajak minum untuk mengecek Galih.

Betapa terkujutnya mereka, setelah dicek denyut nadi pada pergelangan tangan dan leher Galih sudah tidak berdenyut. “Tidak berapa lama kemudian, terlihat kerumunan orang mendekati TKP dan datang petugas dari Kepolisian,”tambahnya. 

 

Berdasarkan hasil olah TKP dan pengecekan dari Tim Inflansi, korban ditemukan tergeletak diatas pasir saat itu dengan posisi tengadah. Kedua kaki terlentang dan kedua tangan lurus disamping korban. Ia bahkan masih lengkap mengenakan celana jeans warna biru, Mamakai baju kaos biru juga Jacket Hitam.

“Nihil ditemukan adanya tanda tanda kekerasan,”ungkap Kasi Humas Sukadi.

Selanjutnya disamping korban ditemukan kantong tas kresek warna merah yang berisikan sebotol anggur merah cap orang tua (sisanya 1/2), sebungkus rokok esse verry pop (sisa 15 batang) juga sebungkus rokok country (sisa 12 batang) dan bungkus rokok twizz (sisa 1 batang).

Ada pula snack Piatos Sambel Geprek, sepasang Sandal selop warna hitam, Uang tunai sebesar Rp 129 ribu dan 1 unit spm Honda Scoopy warna merah No.Reg. DK- 5608-FBN yang terparkir di tempat parkir juga sebuah HP.

Hingga kini penyebab kematian Galih masih belum dapat dipastikan. Saat itu jasadnya dievakuai oleh BPBD dan dibawa ke Rumah Sakit Prof Ngoerah untuk ditindak lanjuti. “Untuk mengetahui lebih jelas kematian korban maka perlu dilakukan otopsi bedah mayat,”tutup Sukadi.***

Editor : M.Ridwan
#meninggal #teman wanita #pantai legian #tewas #anggur merah