General Manager PT Angkasa Pura I Bandara International I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan menyebutkan tambahan frekuensi antara Pulau Bali dan Sulawesi ini diharapkan dapat melengkapi kebutuhan masyarakat.
Di antaranya yakni dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, Lion Air, dan Sriwijaya Air. Pihaknya pun menyambut baik dibukanya rute Bali-Makassar ini dan mendukung operasionalnya.
"Dari catatan kami, rute Makassar merupakan salah satu rute domestik tersibuk pada bulan Desember 2023, yang berada di peringkat ketiga dengan jumlah penumpang 48.879," tuturnya, kemarin (12/1).
Sementara peringkat pertama diraih oleh rute Jakarta dengan 486.080 penumpang dan disusul Surabaya dengan 142.781 penumpang.
“Artinya adalah permintaan atau demand pengguna jasa cukup tinggi, yang sekaligus akan turut menambah jumlah catatan trafik yang kami layani di tahun ini,” sambungnya.
Di tahun 2024, Handy ungkap akan terus memberikan dukungan bagi penerbangan perdana ataupun reaktivasi penerbangan, sekaligus juga mendorong maskapai untuk dapat memanfaatkan slot-slot penerbangan yang masih tersedia.
Di Bulan Januari, disebutnya akan ada tambahan rute baru ke Lampung dan penambahan frekuensi penerbangan ke Balikpapan.***