Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Air Terjun Tibumana: Sepotong Surga Tersembunyi di Bali. Tidak Kalah Indah dari Tegenungan

Dhian Harnia Patrawati • Kamis, 9 Januari 2025 | 21:48 WIB
MEMUKAU - Air Terjun Tibumana di musim kemarau. Pada saat musim hujan, air terjun ini terbelah dua sehingga sering disebut air terjun kembar.
MEMUKAU - Air Terjun Tibumana di musim kemarau. Pada saat musim hujan, air terjun ini terbelah dua sehingga sering disebut air terjun kembar.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Bali tidak hanya memiliki pantai-pantai yang memikat. Bali juga memiliki belasan air terjun menawan. Salah satunya Air Terjun Tibumana di Desa Apuan, Kecamatan Susut, Bangli.

Dari Denpasar, jaraknya hanya sekitar 34 kilometer atau kurang dari satu jam perjalanan. Meski butuh upaya untuk menuju ke lokasi, namun air terjun ini menjadi salah satu buruan wisatawan yang mencari kedamaian dan keindahan alam di Bali.

Untuk mencapai lokasi air terjun, pengunjung perlu berjalan kaki sejauh 10–15 menit dari area parkir. Berada di kawasan hutan desa, Air Terjun Tibumana dikelilingi pepohonan rindang, sawah menghijau, dan perkampungan dengan arsitektur tradisional yang elok.

Akses menuju ke air terjun juga tidak sulit karena sudah terdapat tangga besi. Ketinggian air terjun ini sekitar 20 meter dengan debit air yang segar dan deras meski di musim kemarau. Air jatuh ka kolam alami yang dapat digunakan untuk berenang, berfoto, hingga sekadar bersantai menikmati suasana alam.

Meski demikian, wisatawan dianjurkan untuk berhati-hati karena tebing di sekitar kolam rawan longsor. Pada musim penghujan, Air Terjun Tibumana sering kali terbelah menjadi dua, sehingga kerap disebut air terjun kembar.

Terdapat gua di belakang air terjun yang dipercaya krama di sekitar air terjun sebagai jalan tembus ke Pura Goa Raja di Besakih. Tak ada satu orang pun krama yang berani memasuki gua tersebut.

Air Terjun Tibumana dibuka setiap hari pukul 06.00 hingga 18.00. Terdapat kutipan tiket masuk sebesar Rp 15.000-Rp 20.000 per orang. Terdapat juga biaya parkir sebesar Rp 5 ribu untuk motor dan Rp 10 ribu untuk mobil.

Air Terjun Tibumana sudah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas untuk wisatawan seperti toilet, warung makan, dan gazebo untuk beristirahat sejenak. ***

Editor : Ibnu Yunianto
#tegenungan waterfall #air terjun #bangli #tegenungan #bali #Tibumana #wisata