Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Menyusul Atlas, Giliran Finns Beach Club Diminta Tutup oleh DPRD Bali, Begini Kasusnya

Ni Kadek Novi Febriani • Jumat, 14 Februari 2025 | 05:40 WIB

 

SARANG MASALAH: Finns Beach Club di Canggu, Kuta Utara, Badung Bali
SARANG MASALAH: Finns Beach Club di Canggu, Kuta Utara, Badung Bali

DENPASAR, radarbali.jawapos.com -  Lantaran dianggap melakukan pelecehan terhadap agama, dalam waktu berdekatan DPRD Bali sudah dua kali merekomendasikan untuk penutupan dua beach club terkenal di Jalan Pantai Berawa, Canggu, Badung untuk ditutup.

Sebelumnya Atlas karena menampilkan gambar Dewa Siwa dan sekarang Finns Club melakukan pesta kembang api di pantai  saat bersamaan sedang berlangsung  upacara agama. Videonya viral pada Oktober 2024 lalu.

Komisi DPRD Bali membahas permasalahan itu di Lantai 3 Kantor DPRD Bali mengundang Dinas Pariwisata, Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Bali, Kepala Satpol PP Bali,  Management Finns Beach Club, Kamis (13/2/2025).

 Community Director Fins Club I Wayan Asrama menyatakan siap menjalankan perintah pemerintah termasuk DPRD Bali yang meminta Pemprov Bali menutup Finns Beach Club sementara.  Sembari juga pihak mangemen melengkapi perizinan yang belum mengantongi izin  Amndal.

”Apa yg sudah terjadi bulan oktober lalu, kami sebenarnya menganggap itu sudah menjadi kewajiban bagi. Kami perijinan berupa teguran,” ungkapnya.

Dengan ditutupnya sementara akan berdampak dengan 2000 pekerja di sana. Diakuinya hingga saat ini soal amdal masih proses memasuki tahap jadwal sidang amdal.

Community Director Fins Club I Wayan Asrama saat diwawancarai awak media di DPRD Bali, Kamis 13 Februari 2025
Community Director Fins Club I Wayan Asrama saat diwawancarai awak media di DPRD Bali, Kamis 13 Februari 2025

Hanya saja karena kategori perizinan modal asing (PMA) pengajuan di Jakarta sehingga memakan waktu lama.

”Ya ini kan  PMA, perizinan di Jakarta tidak bisa memastikan sekian hari malah bulan. Sekarang menunggu sidang. Tergantung kapan dapatnya sidang amdal kami lumayan besar untuk mendapatkam izin amdal lumayan lama. Tidak memperkirakan waktu tertentu?,” ucap Asrama.

Disinggung nasib ribuan pekerja? Asrama akan berkoordinasi dengan managemen dan pemiliknya,  apakah akan dirumah sementara atau ada kebijakan lain.” Itu terserah kembali ke perusahaan melaporkan ke manajemen dan owner kami,” jelasnya.

 Baca Juga: CEK FAKTA! Gelombang Panas Ancam Kumbang Penyerbuk, Masa Depan Kelapa Sawit dalam Bahaya

Pihak managemen Finns Beach Club menghormati keputusan pemerintah dan menjamin tidak akan melawan. Tunduk terhadap keputusan pemerintah.

”Kami sangat menghormati pemerintah masih bisa diberikan beropasi. Namun hari ini keputusan bapak ibu gelarkan dalam hal perizina. Masih proses karena  kami PMA di Jakarta  atas dasar itu lain tadi kami harus melengkapi  adanya  penutupan  sementara untuk bisa beropasi. Kami tidak bisa melakupan apa-apa melainkan  tunduk peraturan ke pemerintah,” tandasnya.

Sementara  itu hasil dari rapat kemarin, Komisi I DPRD Bali merekomendasikan penutupan sementara karena  telah terbukti melanggar.

Pertama soal pelecehan agama, melanggar Pergub nomor 25/2020 tentang peraturan yang mengatur tentang fasilitasi pelindungan pura, pratima, dan simbol keagamaan,”Sudah jelas ada dilakukan pelanggaran oleh Finns,” kata Ketua Komisi I DPRD Bali I Nyoman Budiutama.

Selanjutnya meminta eksekutif  terutama Satpol PP Bali untuk terus melalukan pengawasan secara berkesinambungan supaya dapat memberikan efek jera.

Budiutama meminta, Satpol PP jangan sampai seperti di film India, polisinya selalu datang terakhir.”Seperti saya katakan tadi jangan sampai kayak Film India,” terang Politikus PDIP ini.

Di samping itu ada teguran keras dari Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya ada berapa yang belum dilengkapi Finns.

”Atas pertimbangan ini  rekomendasi penutupan sementara  yang ada di Finns Beach Club. Sambil menunggu proses hukum dan administrasi sesuai perundangan yang berlaku,” tandas Budiutama.***

Editor : M.Ridwan
#penutupan #finns beach club #dprd bali