Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Belum Dikenal Luas, Teluk Gilimanuk Jadi Favorit Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran

Muhammad Basir • Kamis, 10 April 2025 | 01:50 WIB

 

MENIKMATI  PANORAMA DARI PERAHU : Wisatawan menggunakan jasa perahu untuk keliling pulau-pulau kecil di sekitar Teluk Gilimanuk, Jembrana. (Basir/Radar Bali)
MENIKMATI PANORAMA DARI PERAHU : Wisatawan menggunakan jasa perahu untuk keliling pulau-pulau kecil di sekitar Teluk Gilimanuk, Jembrana. (Basir/Radar Bali)

NEGARA, Radar Bali.id – Belum banyak dikenal tapi semakin popular. Kunjungan wisatawan ke daya tarik wisata Teluk Gilimanuk meningkat drastis selama libur panjang Hari Raya Idul Fitri 2025.

Jasa penyewaan perahu untuk berkeliling pulau kecil di sekitar teluk meningkat hingga dua kali lipat dari hari biasa dengan dominasi wisatawan dari sejumlah kabupaten Jawa Timur.

Ketua Paguyuban Transportasi Daya Tarik Wisata Teluk Gilimanuk Sony Budikusuma mengungkapkan, Teluk Gilimanuk masih menjadi tujuan wisata favorit wisatawan domestik. Terlihat dari kunjungan wisatawan selama libur panjang Hari Raya Idul Fitri, setiap harinya tidak pernah sepi dari wisatawan domestik maupun wisatawan asing. ”Tapi kalau presentase lebih banyak wisatawan domestik,” ungkapnya.

Menurutnya, wisatawan domestik yang datang berkunjung ke Teluk Gilimanuk, selain dari wisatawan lokal Jembrana juga banyak dari Jember dan Banyuwangi. Wisatawan dari Jember, berkunjung karena tiket kereta yang murah ke stasiun terdekat di Pelabuhan Ketapang, kemudian berjalan kaki menuju Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk. ”Karena askes dari pelabuhan dekat, tinggal jalan kaki sampai Teluk Gilimanuk,” ungkapnya.

Wisatawan yang berkunjung juga banyak menggunakan jasa keliling pulau -pulau kecil di sekitar Teluk Gilimanuk. Dari total 13 perahu yang disediakan, rata-rata setiap hari setiap perahu hingga 2 - 4 kali keliling pulau dengan durasi sekitar 30 menit.

Pada dari biasa, jumlah perahu yang melayani jasa keliling pulau juga tidak seluruhnya, maksimal hanya 4 perahu yang melayani jasa keliling pulau -pulau kecil. ”Dibandingkan dengan hari biasa, naik dua kali lipat,” ujarnya.

Menurutnya, dengan potensi wisata yang ada di Teluk Gilimanuk, kunjungan wisata setiap libur panjang masih dinilai minim. Semestinya jika promosi lebih maksimal lagi, kunjungan wisata bisa lebih banyak lagi. Karena itu, perlu promosi lebih lebih maksimal, lagi, terutama ke wilayah Jawa Timur.

Pihaknya selaku paguyuban, sudah melakukan upaya maksimal promosi terutama melalui media sosial.

Tetapi masih perlu dukungan Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk promosi lebih maksimal lagi, misalnya bekerjasama dengan pengelolaan Pelabuhan Gilimanuk dan kapal untuk promosi di pelabuhan kapal - kapal yang akan ke Bali.

 ”Kalau promosi lebih masif lagi, akan lebih banyak kunjungan ke Tekuk Gilimanuk dan destinasi wisata sekitarnya,” ujarnya.

Karena selain daya tarik wisata Teluk Gilimanuk, di sekitarnya terdapat destinasi wisata seperti Museum Manusia Prasejarah dan Taman Nasional Bali Barat.

 ”Banyak potensi yang bisa dikunjungi, tapi butuh promosi juga agar dikenal wisatawan,” tandasnya.[*]

Editor : Hari Puspita
#libur lebaran #jembrana #tempat wisata #wisdom