Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sinergi Membangun Pariwisata: Poltekpar Bali Dorong Peningkatan Kapasitas ASN Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan - Bangli dan Klungkung

I Wayan Widyantara • Selasa, 22 Juli 2025 | 02:42 WIB
PENDIDIKAN LATIHAN: Diklat Pariwisata Dasar bagi ASN dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan, Bangli, dan Klungkung, Provinsi Bali pada 21 hingga 25 Juli 2025 di kampus Poltekpar Bali, Badung.
PENDIDIKAN LATIHAN: Diklat Pariwisata Dasar bagi ASN dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan, Bangli, dan Klungkung, Provinsi Bali pada 21 hingga 25 Juli 2025 di kampus Poltekpar Bali, Badung.

BADUNG, radarbali.jawapos.com – Politeknik Pariwisata Bali (Poltekpar Bali) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sumber daya manusia di sektor pariwisata.

Bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata, Poltekpar Bali menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pariwisata Dasar bagi aparatur sipil negara (ASN) dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan, Bangli, dan Klungkung, Provinsi Bali.

Kegiatan berlangsung pada 21 hingga 25 Juli 2025 di kampus Poltekpar Bali, Badung.

Sebanyak 30 peserta yang berasal dari ketiga kabupaten mengikuti pelatihan ini. Mereka merupakan ASN yang terlibat langsung dalam pengelolaan sektor pariwisata dan pelayanan publik di daerahnya masing-masing.

Kegiatan diklat ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas ASN dalam merencanakan, mengelola, dan mengevaluasi program kepariwisataan secara profesional.

Diklat diselenggarakan selama lima hari dengan metode pembelajaran yang menggabungkan sistem daring, perkuliahan tatap muka, serta kegiatan studi lapangan ke destinasi wisata Pantai Pandawa, Kabupaten Badung.

Direktur Politeknik Pariwisata Bali, Dr. Drs. Ida Bagus Putu Puja, M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi Poltekpar Bali dalam pembangunan nasional melalui penguatan SDM aparatur.

”Kegiatan yang dilaksanakan hari ini adalah diklat dasar yang diselenggarakan bekerja sama dengan deputi kelembagaan pusat. Ini merupakan suatu kegiatan yang sejalan dengan amanah dan juga program kerja Poltekpar Bali.

Tugas kita tidak hanya mendidik mahasiswa, tetapi kita juga punya program strategis yang dilaksanakan untuk meningkatkan penguatan SDM, salah satunya bagi aparatur sipil negara,” ujar Dr. Putu Puja.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Ir. Martini Mohamad Paham, M.B.A.

Dalam sambutannya, Martini menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi yang terjalin antara Asisten Deputi AVA, Andar Danova, dan Poltekpar Bali.

”Kami sangat mengapresiasi kolaborasi Asdep AVA Bapak Andar Danova dan Poltekpar Bali dalam penyelenggaraan kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi dan pengembangan aparatur sipil negara Dinas Pariwisata.

Ini merupakan bagian dari peningkatan standar ASN di bidang penguatan pilar pariwisata, yaitu destinasi, pemasaran pariwisata, sumber daya kelembagaan, industri, dan investasi,” ucap Martini.

”Semoga kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk belajar, bertukar pikiran, dan memperluas wawasan," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan sekaligus Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Poltekpar Bali, Dr. Putu Diah Sastri Pitanatri, S.ST.Par., M.Par., menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan sektor pariwisata berbasis teknologi dan kolaborasi.

”Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk untuk bisa mendukung akselerasi pemanfaatan teknologi. Tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga untuk mendukung pentahelix, sehingga nantinya kolaborasi antara dinas dengan pendidikan menjadi lebih sinergi,” ungkap Dr. Diah Sastri.

Selama pelatihan berlangsung, para peserta mendapat pendampingan dari fasilitator yang telah tersertifikasi di bidang pariwisata.

Mereka juga diwajibkan menyusun laporan kajian studi lapangan yang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam perencanaan dan pengembangan destinasi wisata di daerah masing-masing.

Program ini menjadi bagian dari kebijakan nasional Kementerian Pariwisata dalam pemerataan pembangunan kapasitas SDM aparatur di seluruh Indonesia, sekaligus wujud nyata dari peran Poltekpar Bali sebagai lembaga pendidikan vokasional yang aktif mendukung pembangunan daerah dan nasional.

Poltekpar Bali menyatakan komitmennya untuk terus melanjutkan berbagai program pelatihan dan pengabdian kepada masyarakat yang selaras dengan kebutuhan industri pariwisata dan dinamika pembangunan di tingkat lokal maupun nasional. 

Editor : Rosihan Anwar
#poltekpar bali #pariwisata bali #Dinas Pariwisata #diklat