Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Infrastruktur Marina di KEK Kura Kura Bali Dikebut, Diharapkan Mendongkrak Pariwisata Maritim Bali

Rosihan Anwar • Rabu, 8 Oktober 2025 | 19:14 WIB
SOSIALISASI: BTD bersama para pemangku kepentingan terkait pembangunan marina internasional di KEK Kura Kura Bali, pada Jum’at (3/10/2025). (KEK Kura Kura Bali for Radar Bali)
SOSIALISASI: BTD bersama para pemangku kepentingan terkait pembangunan marina internasional di KEK Kura Kura Bali, pada Jum’at (3/10/2025). (KEK Kura Kura Bali for Radar Bali)

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Pembangunan infrastruktur Marina di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali terus berlanjut untuk mendukung penguatan pariwisata maritim Bali.

Proyek ini akan menjadi salah satu ciri khas destinasi bahari bertaraf internasional, yang mampu mendongkrak daya saing Bali di kancah wisata maritim global.

Pada Jum’at, 3 Oktober lalu, BTID menggelar sosialisasi bersama para pemangku kepentingan terkait pembangunan marina internasional.

Kegiatan ini dihadiri oleh Perwakilan Distrik Navigasi (Disnav) Benoa, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal), Camat Denpasar Selatan, KSOP Benoa KBPP, Administrator KEK Provinsi Bali, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bali, DPMPTSP Provinsi Bali, Satpol PP Provinsi Bali, Majelis Desa Adat (MDA) Kota Denpasar, Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud), Polda Bali, Kanit Intel Polsek Denpasar Selatan, Babinsa, Bendesa Adat Serangan beserta Prajuru, kelompok nelayan, serta petani rumput laut turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Forum ini menjadi sarana untuk menyampaikan rencana kerja sekaligus menerima masukan yang membangun dari masyarakat dan otoritas terkait, agar pembangunan berjalan transparan dan inklusif.

Sebagai pengembang dan pengelola KEK Kura Kura Bali, BTID proaktif mengakselerasi pembangunan Marina Kura Kura Bali sebagai bagian dari inisiatif strategis untuk mendorong realisasi KEK dan memperkuat posisi Bali di sektor pariwisata maritim.

BTID meyakini percepatan pembangunan infrastruktur Marina ini mampu menjadi langkah kunci dalam mendukung Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali, yang akan mewujudkan pariwisata berkualitas, berbasis ekonomi kreatif, dan infrastruktur modern yang siap bersaing di panggung global.

“Bulan ini, proyek marina di KEK Kura Kura Bali memasuki tahap penting berupa pembangunan infrastruktur bawah laut setelah persiapan, koordinasi, dan perencanaan matang untuk memastikan faktor keamanan dan keselamatan semua pihak terpenuhi,” ujar Zefri Alfaruqy, Kepala Komunikasi BTID.

Zefri menambahkan, manajemen BTID menindaklanjuti instruksi Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (Denas KEK) pada awal tahun ini.

“Dalam setiap tahap pembangunan, kami senantiasa berkoordinasi dengan masyarakat sekitar serta para pemangku terkait. Hal ini kami lakukan untuk memastikan proses berjalan transparan, inklusif, dan tidak ada pihak yang merasa dirugikan.”

I Nyoman Gede Pariatha, Jro Bendesa Serangan, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya forum sosialisasi.

“Apa yang menjadi penyampaian tadi juga perlu kami teruskan ke masyarakat, bahwa ada pengetahuan yang bisa kami bawa pulang dan ingat.

Informasi yang utuh mengenai pembangunan marina ini sangat penting agar seluruh masyarakat dapat memahami usaha ini dilakukan untuk kemajuan bersama.”

Hal senada disampaikan oleh Ketut Aries Nakula dari Distrik Navigasi (Disnav) Benoa. “Memang sosialisasi ini perlu dilaksanakan, khususnya kepada masyarakat terdampak. Tadi sudah bagus sekali.

Semua menyampaikan masukan yang sifatnya memabngun dan mendukung program ini. Kami dari Disnav siap mendukung apapun yang diperlukan.”

KEK Kura Kura Bali kini tengah bertansformasi menjadi pusat ekonomi baru. Menyusul beroperasinya UID Bali Campus dan penerimaan murid baru di ACS Bali, proyek-proyek seperti Marina Internasional, The Grand Outlet Bali (GOB), serta hotel dan vila residen kini dalam tahap pembangunan intensif.

Demi kelancaran dan keselamatan semua pihak, akses kawasan akan diatur melalui pemasangan hoarding pengaman proyek di hampir seluruh area terdampak percepatan konstruksi.

Namun, akses ke pura-pura di dalam kawasan akan tetap berjalan normal untuk sembahnyang dan keperluan ritual masyarakat.

Sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur bawah laut di area laguna, akan dipasangkan silt protector – tirai pengaman sementara di perairan untuk mengendalikan kekeruhan air laut (turbidity) selama konstruksi.

Dengan langkah ini, kualitas perairan di luar area pembangunan tetap terjaga demi keberlanjutan lingkungan, kelancaran aktivitas masyarakat, dan kelancaran pembangunan kawasan.

Dukungan dari semua pihak sangat diapresiasi. Dengan berpegang pada nilai Tri Hita karana dan sejalan dengan Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali, KEK Kura Kura Bali berperan dalam mewujudkan visi pariwisata Indonesia yang naik kelas: pariwisata berkualitas yang menjaga lingkungan dan menyejahterakan masyarakat.

 

 

 

 

Editor : Rosihan Anwar
#marina #Kura Kura Bali #kawasan ekonomi khusus (kek)