Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

4 Nama Desa di Maronge Sumbawa beserta Kepala Desanya

Donny Tabelak • Sabtu, 21 Februari 2026 | 14:56 WIB

Photo
Photo

radarbali.jawapos.com - Kecamatan Maronge adalah salah satu kecamatan administratif yang berada di Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Secara geografis, Maronge terletak di bagian selatan wilayah Kabupaten Sumbawa dan dikenal sebagai daerah pesisir yang memiliki garis pantai menghadap Laut Jawa.

Kecamatan ini memiliki karakteristik masyarakat yang erat dengan lautan, pertanian, dan perkebunan karena kondisi geografisnya yang relatif datar dan dekat dengan laut.

Berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumbawa, Kecamatan Maronge terdiri dari 4 desa administratif.

Desa-desa ini merupakan bagian dari struktur pemerintahan desa yang diwujudkan melalui peraturan pemerintahan dan batas wilayah desa di wilayah kecamatan.

Daftar Desa di Kecamatan Maronge

Berikut ini daftar desa yang termasuk wilayah kecamatan Maronge, lengkap dengan penjelasan singkat geografisnya:

1. Desa Labuhan Sangoro (desalabuhansangoro.com)

Desa Labuhan Sangoro juga adalah desa pesisir yang berada di wilayah Kecamatan Maronge. Desa ini memiliki potensi perikanan laut yang cukup besar karena posisi geografi yang strategis berada di sepanjang garis pantai.

2. Desa Maronge

Desa Maronge merupakan pusat kegiatan administratif di kecamatan ini. Desa ini termasuk desa pesisir yang berbatasan langsung dengan laut, mempengaruhi tata kehidupan masyarakat di desa. Sebagian besar aktivitas ekonomi masyarakat desa ini berkaitan dengan pertanian dan nelayan.

3. Desa Simu

Desa Simu berada di bagian Kecamatan Maronge yang sebagian besar wilayahnya tidak langsung menghadap laut namun masih dekat dengan pesisir. Masyarakat desa Simu banyak menggantungkan hidup pada pertanian, perkebunan, serta beberapa usaha kecil.

4. Desa Pemasar

Desa Pemasar merupakan salah satu desa yang berada di bagian bagian sebagian besar kecamatan Maronge. Desa ini menjadi bagian penting dalam struktur administrasi dan sosial ekonomi di wilayah Maronge.

Kepala Desa di Kecamatan Maronge (Periode Saat Ini)

Berikut adalah nama-nama Kepala Desa yang saat ini memimpin desa di Kecamatan Maronge, bersumber dari daftar kepala desa terbaru yang tersedia secara publik (update terakhir sampai sekitar 2025–2026).

No. Nama Desa Nama Kepala Desa Periode Jabatan

1. Desa Maronge Lahmuddin 2021–2026

2. Desa Labuhan Sangoro Firmansyah 2021–2026

3. Desa Simu Hamsun 2022–2027

4. Desa Pamasar Dedy Darmawansyah 2019–2024 (masa akhir)

???? Perlu dicatat: beberapa kepala desa seperti di Desa Pamasar masih dalam masa jabatan legislatif yang berakhir pada tahun 2024, sementara lainnya terpilih dalam Pilkades terbaru atau pelantikan serentak di tahun 2021–2022. Periode jabatan kepala desa pada umumnya berlangsung 6 tahun sesuai ketentuan Pemerintah Indonesia.

Peran & Fungsi Kepala Desa

Kepala desa adalah pejabat pemerintahan yang bertanggung jawab terhadap jalannya pemerintahan desa, pembangunan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa. Tugas utama Kepala Desa meliputi:

• Menjalankan administrasi pemerintahan desa sesuai peraturan perundang-undangan.

• Menyusun dan mengimplementasikan perencanaan pembangunan desa.

• Membina kerjasama dengan perangkat desa dan warga untuk pembangunan ekonomi, sosial, budaya, dan infrastruktur.

• Memastikan pelayanan publik di desa berjalan baik melalui perangkat seperti sekretaris desa, kepala dusun, Ketua RW dan RT.

Mereka diangkat melalui pemilihan kepala desa (Pilkades) yang bersifat demokratis dan melibatkan masyarakat setempat.

Kepala desa menempati peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat desa dalam kerangka pembangunan nasional.

 

 

 

Editor : Rosihan Anwar