Sedot 1.250 Peserta, Lomba Perahu Layar Mini Lovina Festival 2026 Siapkan Hadiah Dua Kali Lipat

Francelino Junior • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 07:05 WIB
PUNYA MAGNET TERSENDIRI : Sejumlah peserta tampak menjajal Pantai Lovina, sebagai persiapan dan latihan menjelang lomba perahu layar mini.(francelino junior)
PUNYA MAGNET TERSENDIRI : Sejumlah peserta tampak menjajal Pantai Lovina, sebagai persiapan dan latihan menjelang lomba perahu layar mini.(francelino junior)

SINGARAJA, Radar Bali,id – Lomba perahu layar mini dalam rangka menyemarakkan Lovina Festival 2026 mendapat animo luar biasa dari masyarakat.

Tingginya antusiasme peserta membuat ajang perlombaan kali ini diselenggarakan selama dua hari dengan total hadiah yang disiapkan mencapai dua kali lipat dibanding gelaran sebelumnya.

Baca Juga: Serunya Lomba Perahu Layar di Lovina Festival 2025 di Buleleng: Semarak Lagi Setelah Sempat Terhenti akibat Covid-19

Tercatat sebanyak 1.250 peserta ambil bagian dalam perlombaan yang memasuki edisi kedua di Pantai Lovina tersebut. Para peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Buleleng, melainkan juga dari luar daerah hingga luar pulau.

Sebagai pembanding, pada edisi pertama tahun lalu yang digelar dengan persiapan mepet, panitia berhasil menghadirkan 400 peserta. Tahun ini, komposisi peserta didominasi warga lokal sebanyak 80 persen, sedangkan 20 persen sisanya merupakan peserta dari luar daerah.

”Animo tahun ini luar biasa. Lagi ngetren lomba perahu layar mini. Kali ini hadiah totalnya Rp38 juta, dua kali lipat dari edisi sebelumnya,” ujar Inisiator Lomba Perahu Layar Mini, Nyoman Arya Astawa kepada Jawa Pos Radar Bali pada Kamis (23/7/2026).

Pria yang akrab disapa Mang Dauh tersebut menjelaskan, perahu yang digunakan dalam perlombaan ini tidak memiliki spesifikasi khusus. Sebab, fokus utama kejuaraan adalah kecepatan balapan, bukan keindahan hiasan. Perahu yang berhasil menyentuh garis finish terlebih dahulu langsung dinyatakan sebagai pemenang. Penentuan kemenangan sangat bergantung pada kecermatan membaca arah angin lantaran perahu melaju tanpa nahkoda.

Sistem perlombaan mengadopsi konsep balap motor drag, di mana perahu hanya meluncur lurus sejauh 100 hingga 200 meter. Oleh karena itu, balapan dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 10.00–11.00 Wita, memanfaatkan momentum saat tiupan angin di Pantai Lovina mulai bertiup kencang.

”Lombanya pakai sistem gugur. Hari pertama kualifikasi, hari kedua finalnya,” tambah pelaku pariwisata Buleleng ini.

Menariknya, panitia tidak hanya menyiapkan hadiah bagi juara satu hingga tiga, melainkan juga untuk juara harapan agar para peserta setidaknya mendapatkan penganti biaya operasional atau ”uang bensin”. Selain itu, panitia juga menyediakan berbagai doorprize dan kejutan menarik. Peserta yang terlibat sangat beragam, mulai dari nelayan tradisional, pencinta hobi, hingga komunitas perahu layar mini. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
Wisata Pantai Bali laut buleleng lomba perahu layar pantai lovina buleleng